Warga di Wuhan, Tiongkok gunakan masker untuk hindari virus korona. Foto: AFP
Warga di Wuhan, Tiongkok gunakan masker untuk hindari virus korona. Foto: AFP

Buronan Korupsi 1MDB Terlihat di Kota Pusat Wabah Korona

Fajar Nugraha • 20 Februari 2020 16:13
Kuala Lumpur: Seorang pengusaha Malaysia yang buron karena skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) terdeteksi berada di kota di pusat wabah virus korona. Tidak jelas apakah Low Taek Jho, keluar dari Wuhan sebelum pemerintah Tiongkok menerapkan isolasi di kota tersebut.
 
Low Taek Jho -,umumnya dikenal sebagai Jho Low,- dituduh  peran utama dalam menjarah miliaran dolar dari dana kekayaan negara 1Malaysia Development Berhad.
 
Uang yang dijarah digunakan untuk membeli segala sesuatu dari kapal pesiar hingga benda seni. Kasus korupsi ini diduga melibatkan mantan Perdana Menteri Najib Razak dan berkontribusi pada kejatuhan pemerintahnya pada 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Low, yang menyangkal telah melakukan kesalahan, telah lama melarikan diri dan sering dikabarkan berada di Tiongkok.
 
"Sebelumnya, kami menerima intelijen bahwa ia aktif di Wuhan," kata Kepala Polisi Malaysia Abdul Hamid Bador, seperti dikutip AFP, Kamis, 20 Februari 2020.
 
“Pihak berwenang tidak memiliki informasi tentang apakah Low telah meninggalkan kota sejak awal wabah. Tetapi dia akan diperiksa oleh staf bandara jika akan tiba di Tiongkok,” imbuh Hamid.
 
Wuhan adalah ibu kota provinsi Hubei, tempat virus itu diyakini muncul pada Desember. Patogen itu telah membunuh 2.128 orang dan menginfeksi puluhan ribu di Negerai Tirai Bambu dan menyebar ke puluhan negara lain.
 
Setengah bercanda Abdul Hamid mengatakan bahwa Low harus kembali ke Malaysia jika dia tertular virus, “karena fasilitas kesehatan kita adalah yang terbaik Kami akan memberinya perawatan terbaik”.
 
Hingga saat Malaysia telah melaporkan 22 kasus virus korona di dalam wilayahnya.
 
Sementara Low telah didakwa secara in absentia di Malaysia dan Amerika Serikat atas penjarahan dana.
 
Namun dalam sebuah wawancara Januari lalu, Low membantah mendalangi penipuan. Dirinya mengatakan hanya menjadi ‘perantara’ yang dicari karena hubungannya dengan tokoh-tokoh berpengaruh.
 
Pada Oktober, ia mencapai kesepakatan dengan otoritas AS untuk pelepasan aset senilai USD700 juta, termasuk hotel Beverly Hills dan jet pribadi. Kesepakatan itu sebagai bagian dari upaya untuk memulihkan uang tunai yang diduga dicuri.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif