Aparat keamanan bersiaga di sebuah gereja yang diguncang ledakan di Colombo, Sri Lanka, 21 April 2019. (Foto: AFP)
Aparat keamanan bersiaga di sebuah gereja yang diguncang ledakan di Colombo, Sri Lanka, 21 April 2019. (Foto: AFP)

Tidak Ada Laporan WNI Jadi Korban Ledakan Sri Lanka

Internasional sri lanka Ledakan Sri Lanka
Marcheilla Ariesta • 21 April 2019 14:07
Kolombo: Enam ledakan terjadi secara beruntun di tiga gereja dan tiga hotel di Kolombo, Sri Lanka. Media lokal menyebut beberapa turis asing mungkin termasuk dalam deretan korban tewas dan luka.
 
Jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 52 orang, dengan 280 lainnya terluka. Duta Besar RI untuk Sri Lanka I Gusti Ngurah Ardyasa mengatakan belum ada laporan mengenai korban Warga Negara Indonesia (WNI).
 
"Sampai saat ini belum ada laporan WNI yang jadi korban," kata Dubes Ardyasa kepada Medcom.id, Minggu 21 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Enam ledakan ini terjadi di tengah perayaan Hari Raya Paskah 2019.
 
Menurut keterangan kepolisian Sri Lanka, dilansir dari laman AFP, ledakan mengguncang beberapa hotel berbintang dan satu gereja di wilayah ibu kota. Sementara dua gereja lainnya yang juga terkena ledakan berada di luar Colombo.
 
"Delapan puluh orang dilarikan ke rumah sakit, dan banyak korban lain yang kemungkinan akan berdatangan," ujar seorang staf di Rumah Sakit Nasional Colombo.
 
Hanya sekitar enam persen dari total warga Sri Lanka beragama Kristen Katolik. Mayoritas warga di Sri Lanka adalah pemeluk agama Buddha.
 
Namun agama di Sri Lanka dipandang sebagai kekuatan pemersatu, karena meliputi warga dari grup etnis Tamil dan juga Sinhalese.
 
Baca:Korban Tewas Ledakan di Sri Lanka Jadi 52 Orang

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif