Wakil Presiden China Institute of International Studies, Dr Ruan Zongze. (Foto: Fajar Nugraha).
Wakil Presiden China Institute of International Studies, Dr Ruan Zongze. (Foto: Fajar Nugraha).

Tiongkok Hormati ASEAN yang Utamakan Multilateralisme

Internasional asean-tiongkok
Marcheilla Ariesta • 25 Juni 2019 05:29
Jakarta: Multilateralisme dianggap sebagai kerja sama yang amat penting di tengah maraknya unilateralisme saat ini. Wakil Presiden Eksekutif China Institute of International Studies, Ruan Zongze menyatakan Tiongkok sangat menghargai ASEAN yang mengedepankan multilateralisme sebagai kerja sama regional.
 
"Tiongkok memandang ASEAN sebagai mitra yang sangat penting. Kami menghormati ASEAN karena sentralitasnya, yang mengedepankan multilateralisme," ujar Ruan kepada awak media di Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.
 
Dia menambahkan, ASEAN saat ini sangat stabil. Tak hanya itu, ASEAN juga menunjukkan kemakmuran yang kuat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, sangat menyenangkan bekerja sama dengan ASEAN, terlebih saling menguntungkan. ASEAN, imbuh Ruan, merupakan mitra dagang kedua terbesar bagi Tiongkok setelah Uni Eropa.
 
Ruan menambahkan, konsep Indo-Pasifik yang dibuat ASEAN dengan inisiasi Indonesia, sejalan dengan Belt and Road Initiative (BRI) milik Negeri Tirai Bambu tersebut. Menurut dia, ASEAN sudah memerankan bagian sangat penting di kawasan Asia Pasifik dengan prinsip tersebut.
 
"Beberapa nilai yang dimuat dalam Outlook Indo-Pasifik ASEAN oleh kepala negara ASEAN tersebut, bagi saya ada kesamaan. Menginginkan juga kestabilan kawasan, dan prinsipnya sama," tutur Ruan.
 
"Dan sekali lagi saya tegaskan, multilateralisme kunci dari pertumbuhan ASEAN dan Indonesia," tegasnya.
 
Outlook Indo-Pasifik berhasil diadopsi oleh para kepala negara anggota ASEAN dalam pertemuan tingkat tinggi di Bangkok, Thailand. Bahkan, 10 kepala negara ASEAN mengapresiasi Indonesia yang telah menginisiasi konsep outlook atau wawasan ASEAN mengenai Indo-Pasifik. Konsep ini dipandang mampu mengimplementasikan cara pandang negara-negara anggota ASEAN.
 
Dalam pertemuan tersebut, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan, dengan outlook ini ASEAN dapat mandiri dalam bersikap dan mengembangkan pandangan. Terlebih, terhadap situasi lingkungan Indo-Pasifik dan kerja sama yang akan dilakukan di kawasan tersebut.
 
Outlook ini diharapkan menjadi pedoman negara-negara anggota ASEAN untuk bekerja sama dalam konteks memperkokoh dan mengimplementasikan cara pandang ASEAN terhadap kawasan Indo-Pasifik. Terutama mengenai bidang-bidang kerja sama strategis.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif