Sebuah speedboat terbakar saat sedang membawa turis di Pulau Phi Phi Le, provinsi Krabi, Thailand, Senin 15 Januari 2018. (Foto: The Nation/Asia News Network)
Sebuah speedboat terbakar saat sedang membawa turis di Pulau Phi Phi Le, provinsi Krabi, Thailand, Senin 15 Januari 2018. (Foto: The Nation/Asia News Network)

Belasan Warga Tiongkok Jadi Korban Kapal Meledak di Thailand

Arpan Rahman • 15 Januari 2018 21:49
Phi Phi: Belasan warga Tiongkok menjadi korban ledakan di sebuah kapal di perairan Thailand, Minggu 14 Januari 2018. Dari total 16 korban luka, 14 di antaranya adalah warga Negeri Tirai Bambu.
 
Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, Senin 15 Januari 2018, Beijing telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelamatkan 14 warga mereka. Demikian laporan kantor berita Xinhua.
 
Badan Pariwisata Nasional Tiongkok (CNTA) sudah meminta rumah sakit setempat untuk mengobati semua korban luka dalam insiden tersebut,

Kepala CNTA Li Jinzao juga meminta kepolisian Thailand menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut sesegera mungkin.
 
Konsulat Jenderal Tiongkok di Songkhla mengatakan lima turis Tiongkok mengalami luka parah. 
 
Kapal bernama King Poseidon itu berangkat dari resor di Phuket ke Phi Phi. Saat tiba di Phi Phi, mesin kapal terbakar dan meledak. Otoritas keamanan setempat masih menyelidiki penyebab ledakan itu.
 
Baca: Kapal Turis di Thailand Meledak, 16 Orang Terluka
 
Staf medis di Phi Phi mengatakan sembilan dari korban luka sudah boleh meninggalkan rumah sakit.
 
Kolonel Boontawee Toraksa, wakil komandan polisi Krabi, mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang meninggal dunia dalam insiden tersebut.
 
Seorang perwakilan dari Apple Tours yang menyewa kapal tersebut, Manassanan Mahima, mengatakan setiap korban luka memenuhi syarat untuk mendapatkan kompensasi sebesar 500.000 baht atau setara Rp208 juta.
 
"Kami akan mengurus korban. Jika terjadi kematian, kompensasinya adalah 1 juta baht," tambahnya seperti disitir Straits Times.
 
Resor pantai dan pulau di Thailand selatan merupakan tempat wisata terkenal, terutama pada puncak musim dari November sampai Maret.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan