Bentrokan pecah setelah polisi memblokir sekitar 50 pencari batu giok yang ingin mencoba memasuki petak industri yang dimiliki oleh sebuah perusahaan di negara bagian Kachin.
Satu jam kemudian, hampir 600 orang menyerang polisi, membakar truk-truk di sekitar dan menghancurkan tempat menaruh batu giok.
Dikutip dari AFP, Jumat 20 Oktober 2017, dilaporkan lima orang tewas serta 20 dan lima petugas polisi terluka.
Banyak pencari batu giok yang tidak terdaftar atau ilegal kerap memasuki wilayah ini untuk mengambil batu giok. Beberapa tahun terakhir, banyak juga warga yang tak diketahui dari mana datangnya memasuki tambang untuk mencuri batu giok.
Industri gelap batu giok juga kerap memicu kerusuhan antara polisi dan etnis Myanmar yang tinggal di Kachin. Industri ini diyakini menghasilkan uang yang banyak, namun ilegal.
Myanmar adalah sumber bagi hampir seluruh giok terbaik di dunia. Giok adalah batu hijau berkilau yang bernilai tinggi di Tiongkok. Di Negeri Tirai Bambu, giok disebut sebagai batu surga.
Sejumlah perusahaan terkait junta Myanmar mendominasi perdagangan giok. Organisasi Global Witness memperkirakan nilai perdagangan giok di Myanmar mencapai USD31 miliar pada 2014. Jumlah tersebut hampir setara dengan separuh anggaran negara.
Menambang giok bukan perkara mudah. Beberapa kecelakaan kerap terjadi, seperti runtuhnya tambang yang menewaskan beberapa pekerja. Sekitar 100 orang tewas dalam tanah longsor besar di pertambangan giok Myanmar pada November tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News