Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha (Foto:Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha (Foto:Medcom.id/Marcheilla Ariesta)

Pemerintah Beri Bantuan Finansial Bagi 3 WNI di Hubei

Internasional Virus Korona indonesia-tiongkok
Marcheilla Ariesta • 05 Februari 2020 19:29
Jakarta: Sebanyak tiga warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan ke asrama masing-masing karena tak lolos pemindaian kesehatan di Bandara Wuhan. Karena tak bisa kembali, ketiganya beroleh bantuan finansial dari Pemerintah Indonesia untuk biaya hidup di kota yang di lockdown Tiongkok.
 
"KBRI Beijing dan Kementerian Luar Negeri telah mengambil langkah. KBRI Beijing telah memberi bantuan keuangan untuk memenuhi logistik mereka," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu, Judha Nugraha di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Judha menambahkan tidak lolosnya ketiga WNI tersebut dari pemindaian kesehatan bandara Wuhan, menunjukkan bahwa pemerintah Tiongkok menerapkan standar yang ketat terhadap setiap warga yang meninggalkan Negeri Tirai Bambu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Judha mengatakan saat ini ketiga WNI tersebut sudah dalam kondisi sehat. Begitu pula para WNI yang kini dikarantina di Natuna.
 
“237 WNI kita (di Natuna) itu sudah melalui multiple health screening di Wuhan, terbukti bahwa 3 WNI yang tidak lolos itu karena secreening yang ketat. Jadi yang pulang ini pasti sehat. Begitu di Batam mereka menjalani proses kesehatan lagi begitu pula di Natuna,” kata Judha.
 
Saat ini, imbuh Judha, konsentrasi Kemenlu adalah menjaga kesehatan psikis WNI yang masih berada di provinsi Hubei. Secara khusus, Kemenlu menyediakan layanan konseling via telpon dengan psikolog untuk para WNI.
 
“Jadi fokus kita saat ini adalah menjaga kondisi WNI kita agar tetap sehat, termasuk dalam konteks ini menjaga kondisi psikis,” kata Judha.
 
Sebanyak 237 WNI telah berhasil dipulangkan ke Indonesia. Saat ini mereka tengah berada di Natuna, Kepulauan Riau untuk menjalani masa observasi selama 14 hari.
 
Sedangkan masih ada tujuh WNI di Wuhan. Empat diantaranya tidak ikut evakuasi karena alasan keluarga, sementara tiga lainnya tidak lolos pemindaian kesehatan di bandara Wuhan.
 
Saat ini, tiga WNI itu berada di asrama kampus mereka masing-masing. Dua orang di Xianning, sedangkan seorang di Wuhan.

 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif