Lokasi serangan di kampus Pakistan (Foto: AFP)
Lokasi serangan di kampus Pakistan (Foto: AFP)

Kelompok Pecahan Taliban Ancam Serang Lebih Banyak Sekolah

Internasional penyerangan pakistan
Fajar Nugraha • 22 Januari 2016 18:53
medcom.id, Dera Ismail Khan: Kelompok pecahan Taliban yang mengaku berada di balik penyerangan di Charsaddda, Pakistan, mengancam untuk menyerang lebih banyak sekolah lagi.
 
Serangan yang melanda Universitas Bacha Khan itu mengejutkan seluruh rakyat Pakistan. Pelaku merangsek masuk ke dalam wilayah kampus melepaskan tembakan ke arah mahasiswa dan guru.
 
Selama berjam-jam pihak keamanan Pakistan terlibat baku tembak dengan kelompok pecahan Taliban ini. Empat orang pelaku penembakan akhirnya tewas, sementara 21 warga sipil pun menjadi korban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah serangan tersebut, kelompok pecahan Taliban yang dipimpin oleh Khalifa Umar Mansoor mengaku bertanggungjawab atas serangan. Kini Mansoor mengeluarkan ancaman baru melalui sosial media dan menyebutkan akan mengincar sekolah lain.
 
"Sistem demokrasi Pakistan yang seperti iblis, serta kepemimpinan politik dan militer yang membentukan institusi pendidikan ini," ujar Mansoor, dalam rekaman video, seperti dikutip AFP, Jumat (22/1/2016).
 
"Dari tempat-tempat meraih menghasilkan orang-orang (yang menduduki peemerintahan. Pengikut kami akan menyerang sistem demokrasi iblis ini dan institusi yang menghasilkannya," tegas Mansoor.
 
Bersamaan dengan ancaman dari Mansoor, video itu menununjukkan pula rekaman video lama yang menunjukkan empat pelaku penyerangan Universitas Bacha Khan. Sementara keaslian dari rekaman video itu masih belum bisa dipastikan.
 
Meskipun kelompok pimpinan Mansoor langsung menyatakan bertanggungjawab atas serangan, tetapi pimpinan Tehrek e Taliban Mullah Fazlullah mengatakan bahwa pihaknya tidak melakukan serangan itu. Menurutnya Fazlullah serangan tidak sesuai dengan Islam.
 
Selain itu, Tehrek e Taliban juga tidak mengakui kelompok pimpinan Mansoor. Menurutnya kelompoknya tersebut tidak memiliki kaitan apapun dengan Tehrek e Taliban.
 

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif