Menlu Retno Marsudi (Foto: MI)
Menlu Retno Marsudi (Foto: MI)

Kemenlu Paparkan Pencapaian RI dalam Konflik Batas Wilayah

Internasional sengketa batas wilayah
Sonya Michaella • 07 Januari 2016 14:42
medcom.id, Jakarta: Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI mengungkapkan empat prioritas polugri untuk meningkatkan peran Indonesia di kawasan dan internasional.
 
Salah satunya adalah penyelesaian batas wilayah. "Kedaulatan adalah rumah yang harus dijaga. Keutuhan rumah NKRI merupakan hal yang tidak bisa ditawar," tegas Menlu Retno Marsudi dalam pidatonya, Kamis (7/1/2016).
 
Pada tahun 2015, politik luar negeri Indonesia diarahkan pada upaya percepatan penyelesaian batas wilayah Indonesia secara damai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Roadmap percepatan telah selesai dibuat. Dengan roadmap ini, semua perundingan diaktifkan, termasuk perundingan batas wilayah yang sudah tidak dilakukan sejak 2003.
 
Terdapat 25 pertemuan batas wilayah yang dilakukan pada 2015, yaitu: 9 perundingan batas maritim dengan enam negara dan 16 perundingan batas darat dengan tiga negara. 
 
Salah satu masalah batas wilayah yang menjadi fokus adalah dengan negara tetangga, Malaysia.
 
"Untuk mempercepat proses perundingan Malaysia, Indonesia dengan Malaysia telah menunjuk Utusan Khusus untuk penyelesaian batas wilayah maritim kedua negara," ungkap Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Pejambon Jakarta.
 
Indonesia juga sukses menyelesaikan perjanjian batas wilayah dengan Filipina dan Singapura tahun lalu.perbatasan antara Indonesia-Filipina dan Indonesia-Singapura.
 
Menlu Retno menyebut Indonesia harus dan telah berperan nyata dalam berbagai isu kawasan dan internasional. Polugri Indonesia telah dilakukan secara aktif, responsif dan kontributif.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif