Petugas medis di wilayah Wuhan, Tiongkok melakukan langkah antisipasi hadapi Virus Korona. Foto: AFP
Petugas medis di wilayah Wuhan, Tiongkok melakukan langkah antisipasi hadapi Virus Korona. Foto: AFP

Lima Kota Telah Diisolir Tiongkok untuk Halau Virus Korona

Internasional virus korona tiongkok
Fajar Nugraha • 24 Januari 2020 05:38
Beijing: Pemerintah Tiongkok telah mengisolir lima kota terkait penyebaran Virus Korona. Tetapi Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum menetapkan wabah ini sebagai status darurat global.
 
Pihak berwenang mengisolir kota-kota yang menjadi rumah bagi lebih dari 18 juta orang dalam upaya laju menahan virus baru yang mematikan ini. Isolasi juga dilakukan agar virus tidak menyebar ke bagian lain dunia.
 
Stasiun kereta api dan bandara di Wuhan, pusat wabah, ditutup, dan layanan bus, feri, dan kereta bawah tanah telah dihentikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kota Huanggang mengumumkan penangguhan sistem bus dan kereta api dan mendorong orang untuk tidak meninggalkan kota. Kafe, bioskop, teater, dan pameran ditutup.
 
Tak lama setelah itu, Ezhou di selatan menutup stasiun kereta. Xiantao telah membatalkan pertemuan, menangguhkan transportasi, dan mendirikan stasiun deteksi suhu.
 
“Chibi dan Lichuan juga turut menghentikan operasi transportasi,” AFP melaporkan, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Sementara di ibu kota, Beijing, para pejabat membatalkan ‘acara besar’ tanpa batas waktu, termasuk pameran kuil tradisional yang merupakan pokok perayaan liburan, untuk "melaksanakan pencegahan dan kontrol epidemi." Kota Terlarang, kompleks istana di Beijing yang sekarang menjadi museum, ditutup tanpa batas pada hari Sabtu.

Evaluasi WHO


WHO mengeluarkan evaluasinya setelah pihak berwenang Tiongkok melakukan isolasi terhadap kota pusat penyebaran Virus Korona.
 
"Masih terlalu dini untuk menganggap ini sebagai status darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata Kepala Komite Penasihat Darurat WHO, Didier Houssin.
 
WHO mendefinisikan keadaan darurat global sebagai "peristiwa luar biasa" yang merupakan risiko bagi negara lain dan memerlukan respons internasional yang terkoordinasi. Keadaan darurat global sebelumnya telah dinyatakan untuk kemunculan virus Zika di Amerika, pandemi flu babi, dan polio.
 
Tercatat 25 orang tewas akibat wabah Virus Korona semuanya di dan sekitar Wuhan, yang populasinya mencapai 11 juta. 616 orang telah terinfeksi, sebagian besar dari mereka di Wuhan.
 
Banyak negara, telah mulai menyaring pelancong dari Tiongkok untuk mencegah penyebaran virus. Virus ini dapat menyebabkan demam, batuk, kesulitan bernapas dan radang paru-paru.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif