Ambulans membawa 39 jenazah kasus truk Esses, Inggris, ke keluarga masing-masing di Vietnam. (Foto: AFP)
Ambulans membawa 39 jenazah kasus truk Esses, Inggris, ke keluarga masing-masing di Vietnam. (Foto: AFP)

Semua Jenazah Kasus Truk Inggris Sudah di Vietnam

Internasional imigran gelap inggris vietnam
Willy Haryono • 01 Desember 2019 11:06
Hanoi: Total 39 korban tewas dalam kasus penemuan jenazah dalam sebuah truk pendingin di Essex, Inggris, telah dipulangkan ke Vietnam. Dari 39 korban, 31 merupakan pria dan sisanya perempuan -- termasuk dua remaja berusia 15 tahun.
 
Kasus truk di Essex terungkap pada 23 Oktober. Investigasi kasus ini masih berlangsung di Inggris dan juga Vietnam.
 
Seorang sopir truk yang membawa 39 warga Vietnam itu mengaku ikut serta dalam sindikat keimigrasian ilegal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gelombang pertama 39 jenazah telah diterbangkan ke Bandara Noi Bai di Hanoi pada 27 November. Sisa jenazah lainnya diterbangkan tak lama setelahnya. Ambulans mengantarkan semua jenazah ke keluarga masing-masing.
 
Sejumlah keluarga korban mengatakan kepada BBC bahwa merepatriasi jenazah ternyata membutuhkan biaya besar. Menurut keterangan Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam, masing-masing keluarga mengeluarkan uang hingga lebih dari 66 juta dong (setara Rp40 juta) untuk biaya repatriasi.
 
"Kami sudah meminjam banyak uang. Kami tidak tahu apakah masih bisa meminjam lagi," kata Pham Ngoc Tuan, kakak dari salah satu korban tewas, kepada BBC, Sabtu 30 November 2019.
 
Merespons biaya besar yang harus dikeluarkan keluarga korban, sejumlah organisasi telah menggalang dana hingga lebih dari GBP84 ribu atau setara Rp1,5 miliar
 
"Saya senang semua korban dari tragedi mengenaskan ini telah direpatriasi. Kami turut berduka kepada semua keluarga korban," ujar koroner senior di Essex, Caroline Beasley-Murray.
 
"Tidak hanya manusia yang masih hidup, tapi jenazah juga harus diperlakukan dengan hormat," sambung dia.
 
Sopir truk kasus ini, Maurice Robinson, telah mengaku turut membantu proses penyelundupan manusia ke Inggris. Ia juga mengaku telah menerima sejumlah uang dalam kasus ini, yang didapatnya antara tanggal 1 Mei 2018 dan 24 Oktober 2019.
 
Robinson dijadwalkan menjalani sidang lanjutan pada 13 November mendatang.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif