Indonesia Teken MoU IUU Fishing dengan Vietnam
Kapal nelayan asing di Perairan Batam. (Foto: ANT).
Hanoi: Dalam kunjungan kenegaraan ke Vietnam, Presiden Joko Widodo juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) mengenai IUU Fishing. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan, ada beberapa hal yang disepakati dalam nota kesepahaman tersebut.

"Kemarin kita bersama-sama menandatangani MoU IUU Fishing, jadi ada secara paralel kita kerjakan negosiasinya," kata Retno di Hanoi, Vietnam, Rabu 12 September 2018.

Retno menambahkan, untuk jangka pendek ada kebutuhan mengelola bersama hasil laut dengan baik. Kebutuhan untuk mengurangi insiden di laut juga menjadi alasan penandatangan mengenai pemberantasan IUU Fishing dilakukan.


Tak hanya itu, kata Retno, kedua negara juga menandatangani rencana aksi yang kedua selama lima tahun ke depan, untuk pengembangan hubungan dua negara. Retno menjelaskan Indonesia dan Vietnam sudah memiliki kemitraan stategis pada 2013.

"Pada tahun itu, sudah langsung ada plan of action sampai 2018. Pada saat saya bertemu Menlu Vietnam, saya sampaikan sebaiknya kita siapkan second plan of action untuk lima tahun ke depan," terang Retno.

Dia menambahkan, tim teknis kedua negara berusaha menyelesaikan rencana aksi lima tahun ke depan. Hasilnya, sudah ditandatangani kemarin saat pertemuan kedua presiden.

Jokowi dan Presiden Vietnam Tran Dai Quang bertemu dan membahas mengenai penguatan ekonomi kedua negara. Retno mengatakan Indonesia memiliki target perdagangan dengan Vietnam mencapai USD10 miliar atau setara dengan Rp148 miliar hingga 2020.

Hari ini, Jokowi akan bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc, dan kembali membahas beberapa masalah tersebut. Dia juga dijadwalkan hadir dalam World Economic Forum yang dilakukan di Vietnam.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id