Direktur Asia Tengah dan Selatan Kementerian Luar Negeri RI Ferdy Piay. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Direktur Asia Tengah dan Selatan Kementerian Luar Negeri RI Ferdy Piay. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

Komitmen Indonesia untuk Perdamaian Afghanistan Sangat Jelas

Internasional indonesia-afghanistan
Sonya Michaella • 12 Maret 2019 15:10
Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi akan menerima kunjungan Menteri Luar Negeri AfghanistanSalahuddin Rabbani, Jumat 15 Maret 2019. Topik utama yang akan dibahas kedua menlu adalah perdamaian Afghanistan.
 
Direktur Asia Tengah dan Selatan Kementerian Luar Negeri RI Ferdy Piay mengatakan, Indonesia terus berkomitmen untuk mendorong perdamaian di Afghanistan. Hingga saat ini, sudah banyak kontribusi Indonesia untuk negara tersebut.
 
“Kalau kita bicara soal bantuan Indonesia ke Afghanistan, tentu sudah konkret. Prinsipnya kan peace building untuk meningkatkan kapasitas negara tersebut menjadi lebih baik,” kata Ferdy, di Jakarta, Selasa 12 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu yang akan dibicarakan oleh kedua menlu adalah adanya peace building (membentuk perdamaian) dan trust building (pembangunan kepercayaan), masing-masing dalam bentuk capacity building (pembangunan kapasistas) serta program pelatihan dan pendidikan.
 
Trust building sendiri kita berikan untuk meningkatkan kepercayaan di antara masyarakat Afghanistan. Kita sudah memulainya saat mempertemukan ulama Afghanistan dengan Pakistan di Istana Bogor pada Mei 2018,” ujar dia lagi.
 
Selain itu, Indonesia juga mengundang 80 mahasiswa-mahasiswi Afghanistan untuk belajar di sejumlah pesantren di Indonesia pada akhir tahun lalu. Hal ini ditujukan bagi Afghanistan agar dapat melihat dan belajar keberagaman dari Indonesia.
 
“Menlu Retno sendiri ingin melihat kontribusi lebih dari Indonesia dan peran kita sendiri. Menlu Retno dan Menlu Afghanistan juga akan membicarakan rencana apa yang akan dilakukan di tahun 2019 dengan melihat dinamika yang ada,” tutur Ferdy.
 
Hubungan Indonesia dan Afghanistan makin erat setelah kunjungan Presiden Ashraf Ghani ke Indonesia pada 2017 dibalas dengan kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Kabul pada awal tahun 2018.
 
Tak sampai satu bulan, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengunjungi Afghanistan pada Februari 2018. Dari situ, terlihat komitmen Indonesia terhadap perdamaian di Afghanistan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif