Responden darurat menjadi sumber informasi yang memungkinkan didapatkannya rincian tentang korban yang hilang dan ditemukan. Hasilnya berupa database online.
Seperti dilansir dari Telegraph.co.uk, cara menggunakan Person Finder sangat mudah. Cukup dengan memasukkan nama korban. Aplikasi tersebut juga membantu regu penyelamat selama proses evakuasi.
Google Person Finder pertama kali diluncurkan saat gempa meluluh lantakkan Haiti tahun 2010. Selanjutnya, digunakan tahun 2011 dalam bencana gempa dan tsunami Jepang. Termasuk tragedi bom Boston tahun 2013.
Seperti diberitakan, Nepal digoncang gempa berkuatan 7,9 SR pada pukul 06.11 waktu setempat, Sabtu (25/4/2015). Gempa besar ini menewaskan lebih dari 1000 jiwa. Gempa juga terasa hingga India, Bangladesh, dan Gunung Everest.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News