NEWSTICKER
Seorang warga Tiongkok di Wuhan yang dinyatakan sembuh dari virus korona, keluar dari rumah sakit. Foto: AFP
Seorang warga Tiongkok di Wuhan yang dinyatakan sembuh dari virus korona, keluar dari rumah sakit. Foto: AFP

Tiongkok Umumkan Penurunan dalam Kasus Virus Korona

Internasional Virus Korona tiongkok
Fajar Nugraha • 20 Februari 2020 13:52
Beijing: Tiongkok umumkan penurunan terbesar dalam kasus baru dari wabah virus korona. Penurunan ini menurut pemerintah setempat tercatat dalam hampir satu bulan terakhir.
 
Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan bahwa lebih dari 74.578 orang sekarang telah terinfeksi virus korona untuk Negeri Tirai Bambu saja. Virus itu sendiri pertama kali muncul di Provinsi Hubei pada Desember.
 
Sementara jumlah korban tewas melonjak menjadi 2.128 pada Kamis setelah 114 kematian baru dilaporkan. Sebagian besar kematian tercatat di Provinsi Hubei, pusat yang paling parah dari wabah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagian besar kasus baru berada di ibu kota provinsi, Wuhan, tempat virus pertama kali muncul. Pejabat kesehatan Hubei mengatakan, ada 615 kasus baru di Wuhan dan 13 kasus lainnya di provinsi tersebut.
 
“Namun, kami mengurangi jumlah kasus yang dilaporkan sebelumnya di sejumlah kota di provinsi tersebut menjadi 279,” pernyataan Komisi Kesehatan Hubei, seperti dikutip AFP, Kamis, 20 Februari 2020.
 
“Bahkan tanpa penyesuaian, jumlah kasus baru jauh lebih rendah daripada pembaruan harian provinsi dalam beberapa minggu terakhir. Pada Rabu, ada 1.693 kasus baru dilaporkan di Hubei,” imbuh laporan itu.
 
Pejabat kesehatan nasional mengatakan pelaporan berlebihan di Hubei adalah setelah tes asam nukleat dilakukan pada pasien yang sebelumnya dikonfirmasi menggunakan pemindaian paru.
 
“Setelah penyesuaian, jumlah kasus baru yang dikonfirmasi secara nasional adalah 394,” kata Komisi Kesehatan Nasional.
 
Jumlah kasus baru meningkat minggu lalu setelah pejabat kesehatan Hubei mengatakan mereka mengubah cara mereka menghitung kasus untuk memasukkan mereka yang didiagnosis secara klinis menggunakan tes pencitraan paru-paru, daripada hanya menggunakan tes laboratorium untuk mengkonfirmasi kasus. Di luar Hubei, jumlah kasus terus menurun, dengan hanya 45 kasus yang dilaporkan pada Kamis.
 
Meskipun jumlah korban tewas mencapai di atas 2.000, tercatat 16.446 orang berhasil sembuh dari penyakit ini. Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Singapura yang sebelumnya dikabarkan terinfeksi dikonfirmasi sudah sembuh. Sedangkan empat WNI di Jepang yang diketahui terinfeksi korona, tengah dirawat di dua rumah sakit berbeda.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif