Anak-anak Rohingya yang tinggal di pengungsian di Bangladesh. (Foto: AFP).
Anak-anak Rohingya yang tinggal di pengungsian di Bangladesh. (Foto: AFP).

ASEAN Belum Berbagi Tugas Soal Konflik Rakhine

Internasional rohingya asean pengungsi rohingya
Sonya Michaella • 23 Januari 2019 19:26
Jakarta: Rohingya dan konflik Rakhine masih menjadi isu yang dibawa di setiap pertemuan ASEAN. Namun, menurut Wakil RI untuk Komisi HAM ASEAN (AICHR) Yuyun Wahyuningrum, ASEAN belum bekerja sama untuk berbagi tanggungjawab.
 
“Saat ini memang Myanmar sudah mulai terbuka untuk bekerja sama dengan ASEAN. Hanya yang saya lihat, ASEAN belum berbagi tanggungjawab terkait ini,” kata Yuyun, di Jakarta, Rabu 23 Januari 2019.
 
Yuyun mencontohkan sebuah kasus yakni pengungsi Indochina yakni ada negara anggota yang mau menerima para pengungsi, saat itu adalah Indonesia dan Filipina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Meski saya tidak mengusulkan adanya pulau tertentu menerima, tapi intinya berbagi tanggungjawab. ASEAN selalu bicara ‘we are family’. Keluarga artinya harus berbagi tanggungjawab,” ucap dia.
 
Terlepas dari peran ASEAN, di tahun ini, Indonesia berharap Myanmar bisa lebih terbuka dan melihat Rohingya sebagai bentuk kemanusiaan, bukan sejarah atau identitas. Keterbukaan Myanmar akan membantu ASEAN dan negara-negara Asia Tenggara lain untuk bisa juga membantu menyelesaikan konflik tersebut.
 
Yuyun berharap, dengan keketuaan Thailand di 2019 ini, akan ada kesepakatan antara negara-negara ASEAN untuk melihat masalah ini sebagai masalah yang harus ditangani bersama.
 
Sejak Agustus 2017, lebih dari 700 ribu orang di wilayah Rakhine, melarikan diri ke Bangladesh. Sebagian besar dari mereka merupakan etnis Rohingya yang terpaksa keluar dari Rakhine akibat bentrokan antara militer Myanmar dan etnis Rohingya.
 
Jumlah mereka di Bangladesh, tepatnya di Cox’s Bazar pun bertambah seiring terjadinya bentrokan-bentrokan kecil di Rakhine dan sekitarnya. Meski sudah ada kesepakatan repatriasi antara Myanmar dan Bangladesh, nyatanya para pengungsi Rohingya tak ingin kembali ke Rakhine, setidaknya untuk saat ini.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif