Petugas keamanan dan relawan bersiaga di sebuah area permukiman di Beijing, Tiongkok, 3 Februari 2020. (Foto: AFP/NICOLAS ASFOURI)
Petugas keamanan dan relawan bersiaga di sebuah area permukiman di Beijing, Tiongkok, 3 Februari 2020. (Foto: AFP/NICOLAS ASFOURI)

Kematian akibat Virus Korona Melonjak Jadi 425 Orang

Internasional virus korona tiongkok
Willy Haryono • 04 Februari 2020 06:21
Beijing: Jumlah kematian terkonfirmasi akibat virus korona tipe nCoV asal Tiongkok melonjak menjadi 425 orang. Data terbaru dikeluarkan usai otoritas provinsi Hubei melaporkan 64 kematian baru per hari ini, Selasa 4 Februari 2020.
 
Dalam pembaruan data harian, otoritas Hubei juga mengonfirmasi tambahan jumlah infeksi di hari yang sama di angka 2.345. Secara total, jumlah infeksi virus korona nCoV di Tiongkok mencapai 19.550.
 
Wabah virus korona, yang telah menjadi darurat kesehatan global, diyakini muncul pada Desember tahun lalu dari sebuah pasar yang menjual berbagai hewan liar di Wuhan, sebuah kota di provinsi Hubei.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasus infeksi virus korona nCoV kini telah bermunculan di sedikitnya 25 negara. Akhir pekan kemarin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melaporkan kematian pertama virus korona di luar Tiongkok, yakni di Filipina.
 
Pemerintah Tiongkok menyerukan komunitas global untuk menyalurkan bantuan, terutama untuk peralatan medis seperti masker operasi, pakaian pelindung dan kacamata pengaman.
 
Sementara itu, sejumlah negara beramai-ramai mengevakuasi warga mereka dari provinsi Hubei. Senin kemarin, Lebih dari 200 warga Australia dievakuasi dari Wuhan dan bertolak pulang dalam penerbangan pesawat maskapai Qantas.
 
Jepang, Amerika Serikat, Jerman hingga Indonesia pun telah mengevakuasi warga masing-masing dari Hubei.
 
Untuk Indonesia, 238 WNI telah dievakuasi dan saat ini sedang menjalani masa observasi medis selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.
 
Virus korona nCoV memicu kekhawatiran global karena dinilai mirip dengan Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS. Wabah SARS pada 2002-2003 telah menewaskan ratusan orang di banyak negara.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif