Gudang Teh Roboh di Sri Lanka, Tujuh Pekerja Tewas
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandhi
Kolombo: Atap gudang teh di Sri Lanka, roboh. Insiden ini menewaskan tujuh pekerja gudang dan melukai dua lainnya.

Personel militer dikerahkan ke gudang milik perusahaan swasta tersebut. Mereka membantu pencarian korban yang tertimbun atap roboh itu.

"Penyebab atap roboh ini masih kita selidiki," ujar polisi, seperti dilansir dari AFP, Kamis 15 Februari 2018.


Mereka juga tengah mencari tahu apakah ada perluasan tak resmi yang dilakukan di gudang berlantai satu tersebut. Pasalnya, pemerintah tengah mengalokasikan pembongkaran sekitar 10 ribu rumah dan bangunan komersial yang dibangun ilegal di Kolombo.

Pembongkaran dilakukan usai gedung pernikahan tujuh lantai itu roboh pada Mei lalu. Insiden tersebut menewaskan seorang tamu dan melukai 23 lainnya.

Harga properti yang tinggi dan langkanya tanah untuk pembangunan menjadi salah satu kendala di Sri Lanka untuk membangun rumah atau gedung yang layak. Karenanya, pembangunan kontruksi dilakukan serampangan dan ilegal di kota berpenduduk 750 ribu jiwa tersebut.

Sebenarnya, robohnya gedung atau rumah di Sri Lanka termasuk jarang terjadi. Namun, kekhawatiran berkembang mengani standar bangunan di sana, menyusul terjadinya ledakan konstruksi pada akhir 2009.



(AGA)