Menlu Retno Marsudi menawarkan Menlu Afghanistan Salahuddin Rabbani program beasiswa bagi warganya. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Menlu Retno Marsudi menawarkan Menlu Afghanistan Salahuddin Rabbani program beasiswa bagi warganya. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

Indonesia Tawarkan 100 Beasiswa bagi Warga Afghanistan

Internasional indonesia-afghanistan
Sonya Michaella • 15 Maret 2019 17:40
Jakarta: Banyak cara berkontribusi bagi perdamaian dunia. Salah satunya yang dilakukan Indonesia untuk mendukung perdamaian Afghanistan, yaitu menawarkan pendidikan bagi para warganya.
 
Penawaran pendidikan serta capacity building atau pembangunan kapasitas bagi warga Afghanistan ini termasuk dalam poin kedua perspektif Indonesia untuk mendukung perdamaian Afghanistan.
 
“Tahun 2019 ini Indonesia menawarkan berbagai macam capacity building dan beasiswa bagi saudara-saudara kita di Afghanistan yaitu 100 beasiswa di bidang minyak, gas dan pertambangan,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat 15 Maret 2019

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pertemuannya dengan Menlu Afghanistan, Salahuddin Rabbani di Jakarta, hari ini, Menlu Retno menegaskan bahwa Indonesia siap memfasilitasi hal-hal atau kegiatan-kegiatan yang mendukung perdamaian.
 
“Kami juga menawarkan pelatihan untuk para diplomat Afghanistan dan kami siap berbagi pengalaman untuk penyelenggaraan pemilu karena sebentar lagi Afghanistan juga akan menggelar pemilu,” ungkap Menlu Retno.
 
Selain itu, Indonesia juga kembali menggelar pelatihan prosedur ekspor dan impor yang tahun lalu sudah sempat diselenggarakan. Capacity building ditawarkan juga di dalam isu pemberdayaan perempuan.
 
Menlu Retno menambahkan, kontribusi Indonesia masih terus berlanjut dengan adanya pembangunan Islamic Centre di ibu kota Kabul. Bebarengan dengan itu, klinik kesehatan di dalamnya juga sedang dibangun.
 
Pertemuan Menlu Retno dan Menlu Rabbani merupakan tindak lanjut dari pertemuan tingkat tinggi antara Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.
 
Hubungan Indonesia dan Afghanistan makin erat setelah kunjungan Presiden Ghani ke Indonesia pada 2017 dibalas dengan kunjungan Presiden Jokowi ke Kabul pada awal tahun 2018.
 
Tak sampai satu bulan, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengunjungi Afghanistan pada Februari 2018. Dari situ, terlihat komitmen Indonesia terhadap perdamaian di Afghanistan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif