Sebuah mobil tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa 7,8 SR di satu dari tiga distrik di Kathmandu, Nepal -- AFP / Edyta Stepczak / Caritas Australia
Sebuah mobil tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa 7,8 SR di satu dari tiga distrik di Kathmandu, Nepal -- AFP / Edyta Stepczak / Caritas Australia

Korban Tewas Gempa Nepal Capai 1.896 Orang

Willy Haryono • 26 April 2015 11:43
medcom.id, Kathamandu: Korban tewas gempa bumi berkekuatan 7,8 Skala Richter yang mengguncang Nepal pada Sabtu kemarin terus bertambah. 
 
Seperti dikutip The Guardian, Minggu (26/4/2015), Kementerian Dalam Negeri Nepal merilis jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 1.896 orang, dengan 4.718 lainnya terluka. Laporan awal agensi PBB menyebutkan korban tewas berkisar 700 hingga 1.000 orang.
 
Karena jumlah korban yang begitu masif, terdapat kekhawatiran tidak semua dari mereka dapat tertangani. Kumar Thapa, kepala rumah sakit Alka di Lalitpur, mengaku kerepotan menerima gelombang korban luka. 

"Banyak toko yang tutup. Sangat sulit menyediakan air dan makanan bagi korban luka," tutur Thapa. 
 
Gempa 7,8 SR melanda sekitar 80 kilometer sebelah timur Kota Pokhara, Nepal. Kuatnya gempa juga membuat ibu kota India, New Delhi dan beberapa kota lainnya merasakan guncangan. 
 
Pemerintah di seluruh dunia menawarkan bantuan ke Nepal, yang dilanda bencana alam terburuk dalam 80 tahun terakhir. Sekjen PBB sudah mengirimkan ucapan duka ke pemerintah Nepal. 
 
Sekitar 50 pakar kegempaan sudah memprediksi gempa dahsyat di Nepal sejak sepekan lalu. Meski begitu, mereka tidak mengetahui lokasi serta tanggal pasti gempa. 
 
"Semacam mimpi buruk yang menunggu untuk menjadi nyata. Yang terjadi secara fisik dan geologis adalah apa yang kami sudah prediksi," ujar seorang ahli gempa yang sekaligus Kepala Ilmu Bumi Universitas Cambridge, James Jackson. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan