"Ini warisan budaya dunia sebenarnya sudah kita share, jadi bukan lagi punya kita eksklusif," kata Febrian kepada awak media di Jakarta, Senin 2 Desember 2019.
Dia menambahkan tahun ini ada empat situs warisan Indonesia yang diakui dunia. Empat situs warisan tersebut adalah, Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto, Cagar Biosfer Togean Tojo Una-una, Cagar Biosfer Saleh Moyo Tambora, serta Kota Ambon sebagai kota musik dunia.
"Dengan masuknya empat situs tersebut, kini telah terdapat 49 warisan nasional Indonesia yang mendapat pengakuan dunia," ungkapnya.
Sebanyak 49 situs warisan nasional Indonesia itu terdiri dari, empat situs warisan alam, sembilan situs warisan budaya tak benda, empat global geopark, 16 cagar biosfer, tiga kota creative city network, serta delapan warisan dokumenter.
"Ini prestasi luar biasa dan saya rasa kita bisa melakukan banyak hal bersama-sama ke depannya," imbuh Febrian.
Perwakilan UNESCO di Indonesia, Shahbaz Khan mengatakan, budaya di Indonesia sangat penting bagi dunia. Pasalnya, imbuh dia, membawa banyak ide baru san kreatifitas.
Dia mencontohkan Borobudur dan Subak. "Negara ini merupakan negara istimewa untuk budaya. Dan karena ada lebih dari 17 ribu pulau, makanya banyak sekali budaya. Sekali membawa mereka bersama, dunia akan mendapat keuntungan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News