NEWSTICKER
PM Thailand Prayuth Chan-o-cha. (Foto: AFP)
PM Thailand Prayuth Chan-o-cha. (Foto: AFP)

PM Thailand Tidak Ucap Sumpah Setia Secara Penuh

Internasional politik thailand thailand
Sonya Michaella • 27 Agustus 2019 17:00
Bangkok: Ombudsman Thailand mengeluarkan laporan bahwa Perdana Menteri Prayuth Chan-o-Cha dan 35 menteri kabinetnya telah melanggar ketentuan negara dengan menghapus kalimat tentang konstitusi.
 
"Mereka gagal melafalkan sumpah setia penuh ketika dilantik di depan Raja Maha Vajiralongkorn, bulan lalu," sebut pernyataan dari Ombudsman, dikutip dari AFP, Selasa 27 Agustus 2019.
 
Ombudsman menambahkan, Mahkamah Konstitusi harus memutuskan sanksi karena sumpah diucapkan tidak lengkap. Artinya, PM Prayuth dan 35 menterinya tidak bisa memerintah negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Prayuth menolak berkomentar terkait laporan Ombudsman Thailand tersebut.
 
Dalam rekaman televisi tertanggal 16 Juli 2019, Prayuth membaca selembar kertas ketika ia dan kabinetnya bersumpah setia kepada raja untuk melakukan tugas mereka demi kepentingan negara dan rakyat. Namun, ia tidak mengucapkan kalimat terkait konstitusi.
 
Konstitusi yang berlaku saat ini disusun atas perintahnya. Dengan begitu, Thailand tetap dicengkeram oleh junta militer yang berperan dalam kegiatan politik.
 
Namun, kantor PM Thailand menampik laporan tersebut. Kantor PM merilis sebuah pernyataan bahwa pada 8 Agustus, Prayuth menyatakan bertanggungjawab penuh atas penghilangan kalimat tersebut dan telah meminta maaf.
 
"PM Prayuth berjanji bahwa pemerintah akan berfungsi seperti biasa," sebut pernyataan dari kantornya.
 
Pernyataan ini dirilis setelah Prayuth dikabarkan mendapat pesan tertulis dari Raja Vajiralongkorn yang meminta pemerintah untuk melakukan tugas dengan baik dan melakukan apa yang benar di mata rakyat Thailand.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif