Indonesia Beri Rp28,4 M Bantu Penguatan Kapasitas Palestina
Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Palestina Riyad Maliki. (Foto: Dok. Kemenlu).
Bangkok: Indonesia memberikan bantuan senilai USD2 juta atau setara Rp28,4 miliar untuk membantu Palestina. Indonesia tidak hanya mendukung secara moral, namun juga dari segi teknis.

"Indonesia kembali meneguhkan komitmen untuk terus membantu perjuangan rakyat Palestina, melalui pemberian pembangunan kapasitas. Pemerintah Indonesia memberikan komitmen bantuan senilai USD2 juta untuk program penguatan kapasitas sesuai kebutuhan rakyat Palestina," ucap Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di Bangkok, Thailand, Rabu 27 Juni 2018.

Pembangunan kapasitas itu ditujukan untuk pertanian, kewirausahaan, pemberdayaan perempuan, teknologi informasi dan komunikasi, tata pemerintahan serta pendidikan. Komitmen tersebut disampaikan Menlu Retno dalam Konferensi dan Kerja Sama negara Asia Timur untuk Perkembangan Palestina (CEAPAD).


Bantuan dana tersebut akan disalurkan dalam kerangka rencana kerja tiga tahun CEAPAD. Program ini merupakan salah satu hasil pertemuan CEAPAD III atau modalitas lainnya.

Indonesia saat ini sedang mempersiapkan bantuan tambahan berupa obat-obatan dan desalinasi air di Gaza.

Indonesia akan selalu berada di garis terdepan membela Palestina mendapatkan kemerdekaannya. Indonesia menawarkan formula 3+1 kepada CEAPAD yang dapat digunakan untuk memastikan kemerdekaan Palestina. Menurut Menlu Retno, formula tersebut sesuai kebutuhan rakyat Palestina.

Formula 3+1 itu meliputi, pembangunan kapasitas di berbagai sektor, menciptakan kondisi kondusif bagi tumbuh kembang perekonomian Palestina, serta sinergi bantuan kapasitas yang diberikan CEAPAD dan organisasi lain secara bilateral, regional dan global.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id