Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana. (Foto: MI/Rommy Pujianto).
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana. (Foto: MI/Rommy Pujianto).

Pengamat: Iran Membidik Trump, Bukan AS

Internasional as-iran
Marcheilla Ariesta • 12 Januari 2020 16:06
Jakarta: Kematian Jenderal Qassem Soleimani meningkatkan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Iran membalas kematian jenderal mereka dengan menembakkan belasan roket ke basis militer AS di Irak.
 
Menurut Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, saat ini ketegangan keduanya sudah menurun. Namun, ia menilai sepertinya tujuan utama pembalasan Iran ditujukan kepada Presiden Donald Trump.
 
"Memang mungkin inginnya rakyat Iran, Pemerintah Iran, bukan (membalas dendam) Amerika Serikat, tapi kepada Trump," kata Hikmahanto kepada Medcom.id di Jakarta, Minggu 12 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, Iran tidak bisa menurunkan Trump dari jabatannya sebagai presiden. Namun, Iran sepertinya melihat ada kemungkinan Trump dapat digulingkan melalui politik dalam negeri AS.
 
Sebelum serangan AS yang menewaskan Jenderal Soleimani, Trump menghadapi tuntutan pemakzulan dari Kongres. Itu berarti Trump kehilangan kepercayaan di tengah kampanyenya untuk kembali maju di Pemilihan Presiden 2020.
 
Sementara setelah kematian Soleimani, Kongres AS tidak mendukung tindakan Trump tersebut. Bahkan mereka sepakat untuk tidak mendanai serangan lebih lanjut ke Iran.
 
"Itu mungkin harapan mereka sebagai kompensasi, balasan tapi yang proporsional sesuai koridor aturan," imbuhnya.
 
Ketegangan ini sedikit mereda setelah Trump memutuskan untuk mundur dan tidak berperang dengan Iran. Meski demikian, ia mengatakan sanksi baru akan diberikan kepada Teheran.
 
Saat ini, aksi protes tengah terjadi di Iran usai pemerintah mengaku tak sengaja telah menembak jatuh pesawat maskapai Ukraina pada Rabu 8 Januari. Trump mendukung protes tersebut, dan mengaku akan terus memantaunya dari jauh.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif