Dalam kabinet baru tersebut, PM Prayuth juga merangkap tugas sebagai Menteri Pertahanan. Pengesahan kabinet baru ini akhirnya muncul usai pembicaraan selama beberapa pekan usai Prayuth dipilih oleh para senator dan anggota parlemen.
Laman Channel News Asia, Kamis, 11 Juli 2019, melaporkan Uttama Savanayana yang merupakan pemimpin Partai Palang Pracharat yang mendukung Prayuth, ditunjuk sebagai Menteri Keuangan yang baru. Uttama memegang portofolio industri di pemerintahan militer.
Loyalis Prayuth lainnya, termasuk Prawit Wongsuwan, Somkid Jatusripitak, dan Wissanu Krea-ngam tetap menjadi wakil perdana menteri.
Baca juga: PM Thailand Perintahkan Pembubaran Junta Militer
Mantan wakil pemimpin pemerintahan militer, Anupong Paochinda, tetap dipertahankan sebagai menteri dalam negeri.
Wancwichit Boonprong, seorang analis politik dari Universitas Rangit mengatakan kecewa dengan susunan kabinet yang baru ini. Menurut dia, susunan ini tampak seperti 'membayar' sekutu politik.
"Ini lebih tentang mencocokkan kepentingan pihak daripada memberi nama yang tepat untuk pekerjaan yang tepat," terangnya.
Prayuth juga 'memberikan jabatan' di bidang ekonomi dengan 19 partai politik yang berada dalam koalisinya. Partai Demokrat mengambil kementerian pertanian dan perdagangan, sedangkan Partai Bhumjaithai mengambil jabatan di bidang kesehatan, transportasi dan pariwisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News