medcom.id, Beijing: Pemerintah Kota Beijing menganjurkan warga tidak menyalakan kembang api pada perayan Tahun Baru Imlek kali ini. Pemerintah Kota Beijing menyatakan bahwa kembang api bisa memperparah polusi.
"Mari rayakan Tahun Baru dengan melindungi lingkungan," ajak Pemerintah Kota Beijing dalam pernyataan tertulisnya, seperti dikutip BBC, pada Jumat (27/1/2017).
"Mari ciptakan langit Beijing yang lebih biru dan udara Beijing yang lebih segar," lanjut Pemerintah Kota Beijing.
Beijing memang memiliki masalah polusi udara yang cukup akut. Kota tersebut seringkali tertutup oleh asap kabut.
Anjuran Pemerintah Kota Beijing ditanggapi positif sebagian besar warga. Sebuah survei menunjukkan sekitar 80 persen warga tidak akan menyalakan kembang api. Sebagian besar responden mengemukakan alasan lingkungan.
Sejumlah wilayah lainnya menghadapi masalah yang serupa. Mereka pun mengeluarkan berbagai kebijakan pencegahan.
Pemerintah Provinsi Hennan melarang peredaran kembang api dan petasan. Pemerintah Kota Baoding mengancam menangkap warga yang membakar kembang api dan petasan di luar waktu yang ditentukan.
Pemerintah Tiongkok telah mengambil langkah untuk menekan polusi udara di negaranya. Tiongkok telah mengurangi penggunaan batu bara. Negara Tirai Bambu tersebut juga telah menutup pabrik yang mencemari lingkungan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan