"Ini akan mendukung untuk memenuhi kebutuhan darurat yang meliputi makanan, air, obat-obatan serta logistik lainnya," Juru Bicara Badan Kemanusiaan PBB Jens Laerke seperti yang dilansir AFP, Selasa (28/4/2015).
Menurut dia, PBB akan terus berupaya menggalang dana membantu para korban gempa di Nepal. "Ini adalah perlombaan melawan waktu. Hal ini juga berpacu dengan target yang bergerak, dalam arti bahwa kami juga tidak memiliki penilaian penuh kebutuhan dan persyaratan di daerah pedesaan di luar Kathmandu," kata dia.
Gempa 7,8 skala Richter menghujam Nepal, 25 April 2015. Sekitar 5.00 lebih orang tewas dan menyebabkan kerusakan besar. PBB memperkirakan delapan juta orang terkena dampak, termasuk 1,3 juta anak-anak membutuhkan bantuan kemanusiaan akibat gempa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News