Truk SDF melintas di dekat kapal pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. (Foto: AFP/KAZUHIRO NOGI)
Truk SDF melintas di dekat kapal pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. (Foto: AFP/KAZUHIRO NOGI)

78 WNI Berada di Kapal yang Dikarantina Jepang

Internasional Virus Korona jepang
Willy Haryono • 08 Februari 2020 11:27
Tokyo: Sebanyak 78 warga negara Indonesia diketahui berada di dalam kapal pesiar Diamond Princess yang hingga saat ini masih dikarantina Pemerintah Jepang di pelabuhan Yokohama, Sabtu 8 Februari 2020. Kapal itu dikarantina usai salah satu penumpang positif terjangkit virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV).
 
Hingga Jumat kemarin, total 41 penumpang Diamond Princess dinyatakan terjangkit virus korona nCoV. Mereka semua telah dipindahkan dan diisolasi ke rumah sakit di prefektur Kanagawa.
 
"KBRI Tokyo telah berkoordinasi dengan otoritas setempat. Terdapat 78 kru WNI yang bekerja dalam Kapal Diamond Princess. Keseluruhan WNI tersebut saat ini dalam keadaan sehat," ucap keterangan tertulis Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha yang diterima Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain itu, KBRI juga telah menjalin komunikasi dengan para kru WNI untuk memantau kondisi mereka dan memberikan bantuan yang diperlukan," sambungnya.
 
Sesuai protokol kesehatan yang diserukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), proses karantina di Diamond Princess dilakukan selama 14 hari terhitung sejak 5 Februari.
 
Pihak kapal telah menyediakan kebutuhan logistik, layanan telepon dan internet gratis untuk memudahkan awak serta penumpang berkomunikasi dengan keluarga. "78 kru tersebut hingga saat ini masih ada di dalam kapal," kata Judha.
 
Sementara itu, satu kapal pesiar lainnya yang membawa seorang terduga pasien virus korona nCoV tidak akan diizinkan bersandar di pelabuhan Jepang bagian selatan.
 
Di Hong Kong, 3.600 orang diminta tetap berada dalam kapal World Dream setelah delapan penumpangnya dinyatakan positif terjangkit virus korona nCoV.
 
Data terbaru per Sabtu ini mencatat angka kematian akibat virus korona nCoV mencapai 722 orang. Sementara total infeksi di seantero Tiongkok telah melampaui 34 ribu.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif