Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Terlibat Pembunuhan, Dua Warga Jepang Dihukum Gantung

Internasional eksekusi mati jepang
Fajar Nugraha • 27 Desember 2018 12:58
Tokyo: Jepang hukum gantung dua pria yang terlibat pembunuhan pada Kamis, 27 Desember. Eksekusi ini membuat jumlah hukuman mati di Jepang menjadi 15 sepanjang 2018.

Dengan lebih dari 100 narapidana yang dijatuhi hukuman mati, Jepang adalah salah satu dari sedikit negara maju yang mempertahankan hukuman mati. Sementara dukungan publik terhadap hukuman mati tetap tinggi meskipun ada kritik internasional, termasuk dari kelompok-kelompok hak asasi.

Kementerian Kehakiman Jepang menyebut kedua orang yang dieksekusi itu diketahui bernama Keizo Kawamura, 60, dan Hiroya Suemori, 67, yang dihukum atas pencekikan seorang kepala perusahaan investasi dan karyawan pada 1988.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Setelah mencuri 100 juta yen mereka mengubur dua mayat di beton di pegunungan. Hukuman mati mereka dijatuhkan pada 2004. "Ini adalah kejahatan yang sangat kejam yang mengguncang masyarakat," Menteri Kehakiman Takashi Yamashita mengatakan pada konferensi pers, seperti dikutip AFP, Kamis, 27 Desember 2018.

Menteri Yamashita, yang mantan jaksa penuntut mengatakan, perintah eksekusi diambil setelah pertimbangan yang cermat. Yamashita juga menjelaskan bahwa Jepang tidak akan menghentikan hukuman mati dalam waktu dekat.

"Jahat, kejahatan keji tidak bisa menghindari hukuman mati. Aku yakin tidak pantas menghapus hukuman mati,” tegasnya.

Jepang sejauh ini telah menggantung 15 narapidana tahun ini. Jumlah tersebut serupa dengan rekor 2008 sejak negara tersebut mengumumkan eksekusi secara terbuka pada tahun 1998.


(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi