Seperti diketahui sebelumnya The National Democratic Front of Bodoland (NDFB-s) melakukan pembunuhan terhadap warga setempat di wilayah Distrik Sonitpur dan Kokrajhar. 54 orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini, termasuk 13 anak-anak.
Menteri Dalam Negeri India Rajtnah Singh mengatakan, dirinya sudah diberikan laporan mengenai situasi terbaru di wilayah tersebut. Untuk dirinya akan melakukan apapun untuk menangkal pemberontak.
"Ini adalah serangan mencolok tanpa diduga. Serangan ini diarahkan kepada warga yang tidak berdosa dan lokasinya pun berada di wilayah pedalaman dan terpencil," ujar Menteri dalam Negeri Wilayah Assam Kiren Rijiju, seperti dikutip AFP, Rabu (24/12/2014).
Rijiju menambahkan, Pemerintah Daerah Assam sudah meminta pusat untuk menyediakan 50 kompi pasukan. Mereka mendesak agar pasukan itu dimobilisasi secepatnya. Satu kompi tersebut diketahui diperkuat oleh 100 prajurit.
"Sangat disayangkan insiden seperti ini bisa terjadi. Kami siap mengirim pesan bahwa kekerasan dan perkembangan masyarakat tidak bisa berjalan bersama," imbuh Rijiju.
Pemberontak Bodo sudah melakukan perlawanan terhadap Pemerintah India sejak lama. Mereka menuntut otonomi luas atau kemerdekaan dari India.
Pihak pemberontak menuduh pemerintah mengeksploitasi wilayah yang kaya akan sumber daya mineral tersebut, namun mengabaikan kehidupan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News