PM Australia Tony Abbott berpidato saat menyambut PM India Narendra Modi di Melbourne - AFP / TRACEY NEARMY / POOL
PM Australia Tony Abbott berpidato saat menyambut PM India Narendra Modi di Melbourne - AFP / TRACEY NEARMY / POOL

Reshuffle Kabinet, Abbott Bantah Pemerintahannya Dilanda Krisis

Willy Haryono • 22 Desember 2014 13:50
medcom.id, Sydney: Perdana Menteri Australia Tony Abbott membantah perombakan kabinet atau reshuffle kabinet merupakan indikasi pemerintahannya sedang dilanda krisis. Abbott telah mengganti beberapa posisi menteri di kabinet, seperti mendepak Menteri Pertahanan David Johnston dan mempromosikan Menteri Keimigrasian Scott Morrison.
 
"Tidak," ucap Abbott tegas, merespon pertanyaan awak media terkait indikasi krisis.
 
"Ini merupakan cara baik dalam mengakhiri tahun, setelah kita semua mendapat berbagai pencapaian," sambung dia, seperti dilansir AFP.

Sejak melanjutkan masa kepemimpinannya pada September 2013, pemerintah mengumumkan penghematan dana untuk menutupi defisit anggaran belanja negara. Sejumlah kritik mengecam sebagian langkah Abbott, yang justru memangkas dana kesehatan dan pendidikan.
 
Pemerintah Australia juga dikritik tajam karena kurang mampu menjelaskan apakah penghematan dana ini benar-benar diperlukan atau tidak.
 
Setelah berbulan-bulan menghadapi tekanan, Johnston didepak dari kursi Menhan dan digantikan Kevin Andrews.
 
Peter Dutton mengisi posisi kosong di Menteri Imigrasi yang ditinggalkan Morrison, dan jabatan sebelumnya di Kementerian Kesehatan diisi Sussan Ley.
 
Sussan merupakan perempuan kedua yang masuk dalam jajaran kabinet Abbott
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan