Tiga orang yang menggunakan masker beraktivitas di kota Wuhan, Tiongkok, 27 Januari 2020. (Foto: AFP/HECTOR RETAMAL)
Tiga orang yang menggunakan masker beraktivitas di kota Wuhan, Tiongkok, 27 Januari 2020. (Foto: AFP/HECTOR RETAMAL)

Dinilai Tak Becus, Dua Pejabat Kesehatan Hubei Dipecat

Internasional Virus Korona tiongkok
Willy Haryono • 11 Februari 2020 13:03
Hubei: Dua pejabat kesehatan paling senior di Hubei, provinsi pusat penyebaran virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV), dipecat. Keduanya dinilai tidak kompeten dalam menangani mewabahnya virus korona yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.
 
Zhang Jin, Ketua Partai Komunis untuk Komisi Kesehatan Provinsi Hubei, didepak dari jabatannya. Direktur komisi tersebut, Liu Yingzi, juga telah disingkirkan.
 
Menurut laporan saluran televisi CCTV, keputusan memecat keduanya diambil usai berlangsungnya rapat komite Partai Komunis Tiongkok pada Senin kemarin. Wakil Direktur Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok Wang Hesheng akan menggantikan dua jabatan tersebut sekaligus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak pertama kali muncul Desember lalu, virus korona nCoV telah menginfeksi lebih dari 42 ribu orang di seantero Tiongkok. Virus ini bahkan bermunculan di puluhan negara.
 
Pejabat lokal Tiongkok terus mendapat tekanan atas penanganan wabah korona, terutama usai kematian seorang dokter di Wuhan, ibu kota dari provinsi Hubei. Dokter itu pernah ditangkap aparat keamanan usai berusaha memperingatkan pemerintah akan adanya ancaman varian baru virus korona.
 
Chen Yixin, seorang pejabat senior Partai Komunis di Beijing, kini dikirim ke Wuhan untuk memandu penanganan wabah korona. Sementara pemimpin utama dalam penanggulangan wabah ini adalah Perdana Menteri Li Keqiang, yang sebelumnya telah ditunjuk langsung oleh Presiden Xi Jinping.
 
Sampai saat ini Wuhan dan area sekitarnya di Hubei masih ditutup rapat. Sekretaris Partai Komunis Tiongkok Ma Guaoqiang mengakui pekan lalu bahwa para pejabat lokal di Hubei memperburuk wabah korona karena terlambat menerapkan larangan bepergian.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif