Rumah Sakit Huo Shen Shan dibangun hanya dalam waktu 10 hari (Foto:AFP/STR)
Rumah Sakit Huo Shen Shan dibangun hanya dalam waktu 10 hari (Foto:AFP/STR)

WN Tiongkok Keturunan Indonesia Rancang RS Pasien Korona

Internasional Virus Korona indonesia-tiongkok
Harianty • 06 Februari 2020 16:54
Beijing: Pembangunan rumah sakit khusus pasien virus korona di Wuhan, Tiongkok mengundang kekaguman karena dilakukan dalam waktu singkat. Ternyata seorang warga Tiongkok keturunan Indonesia turut andil dalam pembangunan rumah sakit itu.
 
Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying dalam konferensi pers pada 6 Februari 2020 menjawab pertanyaan media setempat dan asing.
 
Seorang wartawan mengajukan pertanyaan, bahwa perancang Rumah Sakit Huo Shen Shan, Huang Xiqiu, lahir di Indonesia 79 tahun yang lalu. Hua pun menanggapi hal ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menanggapi hal ini, Hua Chunying berkata, terima kasih atas perhatian Anda terhadap perang Tiongkok melawan virus Korona.
 
"Huang Xiqiu lahir di Indonesia dan dibesarkan di Tiongkok, ia memiliki reputasi tinggi di industri konstruksi, terutama dalam konstruksi medis. Dia juga telah memberikan kontribusi penting bagi perjuangan Tiongkok melawan SARS dan virus Korona ini," kata Hua Chunying, seperti dikutip The Paper, Kamis, 6 Februari 2020.
 
"Terima kasih kepada perhatian teman-teman dari Indonesia kepada Huang , saya percaya Huang juga memiliki kesan mendalam dengan tempat kelahirannya. Kami berharap persahabatan Tiongkok-Indonesia akan semakin erat dan membuahkan lebih banyak hasil," tutur Hua.
 
Rumah Sakit Huo Shen Shan di Wuhan ini dilengkapi sejumlah peralatan medis beserta sistem ventilasi tercanggih. Rumah sakit kedua dengan 1.500 tempat tidur masih dalam proses pembangunan, dan juga dijadwalkan dibuka dalam waktu dekat.
 
Pakar epidemi Tiongkok Zhong Nanshan, yang berperan penting dalam penanggulangan wabah SARS pada 2002-2003, mengatakan kepada saluran televisi CCTV bahwa rumah sakit baru dengan tambahan tempat tidur diperlukan dalam menghentikan wabah virus korona.
 
Sekitar 1.400 staf medis militer akan merawat pasien di Huoshenshan, yang dapat diartikan sebagai "Gunung Dewa Api."
 
Hingga saat ini korban tewas akibat virus korona mencapai 565 jiwa dan 28.289 warga lainnya dilaporkan terinfeksi. Sementara 1.219 warga berhasil sembuh dari virus tersebut.

 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif