Di bawah kepemimpinan mantan PM Tony Abbott, hanya ada dua wanita dalam kabinet. Turnbull berencana merombak kabinetnya untuk memberikan napas segar bagi Australia.
"Saya sangat antusias melihat lebih banyak wanita berkuasa dan berpengaruh di parlemen, di kementerian negara ini," ucap Turnbull, seperti dikutip AFP, Rabu (16/9/2015).
"Saya sangat berkomitmen terhadap hal tersebut, namun saya belum akan berbicara lebih lanjut saat ini," sambung dia.
Abbott sempat dikritik saat mengumumkan kabinet pertamanya setelah memenangkan pemilihan pada September 2013. Ketika itu, ia hanya menunjuk satu wanita, yakni Julie Bishop sebagai Menteri Luar Negeri.
Perubahan kecil dilakukan Abbott Desember tahun lalu, dengan menunjuk seorang wanita lainnya, Sussan Ley, dalam bidang kesehatan dan olahraga.
Malcolm Turnbull resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Australia yang baru pada Selasa kemarin. Turnbull menggantikan Abbott yang dilengserkan melakukan pemilu internal Partai Liberal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News