Grafik angka pemusnahan babi yang diduga terjangkit flu babi Afrika. (Foto: FAO/AFP)
Grafik angka pemusnahan babi yang diduga terjangkit flu babi Afrika. (Foto: FAO/AFP)

Filipina Konfirmasi Kasus Pertama Flu Babi Afrika

Internasional filipina flu babi
Willy Haryono • 10 September 2019 06:24
Manila: Filipina mengonfirmasi kemunculan perdana kasus flu babi Afrika, sebuah penyakit yang telah membunuh banyak babi mulai dari Slovakia hingga ke Tiongkok. Penyakit ini membuat harga daging babi di seluruh dunia melonjak.
 
Virus flu babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia, namun mematikan bagi babi. Sejauh ini belum ada obat penawar atau vaksin, dan satu-satunya metode pencegahan flu babi Afrika adalah dengan pemusnahan massal hewan terjangkit.
 
Menteri Pertanian Filipina William Dar mengatakan sejumlah babi yang terinfeksi virus ditemukan di dua kota dekat Manila. Pihaknya mengaku telah memusnahkan lebih dari 7.000 babi dalam radius satu kilometer dari dua kota tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dar menegaskan Filipina tidak menghadapi wabah flu babi Afrika, dan memastikan warga bahwa daging hewan tersebut tetap aman dikonsumsi. Dari total penjualan dan konsumsi daging di Filipina, 60 persennya adalah daging babi.
 
Filipina adalah produsen kedelapan terbesar daging babi di dunia. Industri daging babi di Filipina diestimasi bernilai USD5 miliar atau setara Rp70 triliun.
 
Menurut Dar, 14 dari 20 sampel daging babi terjangkit flu di Filipina telah dikirim ke sebuah laboratorium di Inggris. Hasil pemeriksaan 14 sampel itu positif flu babi Afrika.
 
Flu babi Afrika di Filipina pertama kali muncul di kota Rodriguez, 10 km dari Manila. "Kami tidak pernah mengalami wabah, saya pastikan itu. Saat ini kami sedang merespons meningkatnya angka kematian babi," sebut Dar.
 
Mei lalu, Organisasi Makanan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa harga daging babi "mulai meroket," dengan kenaikan rata-rata hingga 50 persen di Tiongkok dan negara lainnya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif