Menlu Gagal Bertemu, PM Pakistan Sebut India Arogan
PM Pakistan Imran Khan. (Foto: India Today).
Islamabad: Hubungan India dan Pakistan yang diprediksi akan membaik malah kembali memburuk. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan marah dan menyebut PM India Narendra Modi seorang yang arogan.

Kemarahan Imran bermula ketika India memutuskan untuk membatalkan pertemuan antara Menteri Luar Negeri Sushma Swaraj dan Menlu Pakistan Shah Mehmood Qureshi. Rencananya, pertemuan ini akan dilakukan di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kecewa pada respons sombong dan negatif India untuk panggilan saya memulai kembali dialog perdamaian. Sepanjang hidup, saya baru saat ini menemukan orang-orang kecil yang menempati kantor besar dan tidak memiliki visi demi gambaran yang lebih besar di kemudian hari," ucap Imran di akun Twitter-nya, dikutip dari India Today, Minggu 23 September 2018.


India mengambil keputusan untuk membatalkan pertemuan antara menlu pada Jumat lalu. Juru bicara Kemenlu Pakistan Mohammad Faisal mengatakan alasan yang diajukan India untuk pembatalan sangat tidak meyakinkan.

"Pertama, dugaan pembunuhan tentara BSF yang terjadi dua hari sebelum pengumuman India mengenai kesepakatan pertemuan bilateral. Padahal sejak awal Pakistan Ranger telah menyampaikan dengan jelas untuk membantu pencarian jasad tentara yang hilang itu," katanya.

Menurut Faisal, Pakistan telah mendorong pertemuan ini sedemikian rupa sehingga dapat menciptakan momentum damai. Semuanya dilakukan untuk memulai kembali dialog dan penyelenggaraan KTT Pakistan-India.

"Kami percaya dengan pembatalan pertemuan yang buruk ini, India telah menyia-nyiakan kesempatan serius untuk mengubah dinamika hubungan bilateral," pungkas dia.



(AGA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id