Masyarakat Nepal kembali panik setelah terjadinya rentetan gempa susulan, terutama yang berkekuatan 6,7 SR pada Minggu (26/4/2015) siang. Tidak hanya warga, bahkan staf kesehatan pun berlarian dari tempat kerjanya karena takut tertimbun bangunan.
"Listrik terputus dan jaringan komunikasi terganggu. Rumah sakit sangat padat dan sudah kehabisan ruangan untuk menyimpan jasad," ucap kepala organisasi Oxfam Australia, Helen Szoke, pada AFP.
Salju longsor di Everest telah menewaskan sedikitnya 17 pendaki. Sekitar 100 pendaki lainnya dalam kondisi selamat, tapi kesulitan turun dari gunung karena terputusnya akses.
Sejumlah helikopter dikerahkan ke Everest dan mengevakuasi para pendaki, dengan mengutamakan mereka yang terluka parah. Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang sedang mendaki Everest dilaporkan berada dalam kondisi baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News