Warga berlarian setelah gempa susulan berkekuatan 6,7 SR di Nepal, Minggu (26/4/2015) -- AFP / PRAKASH SINGH
Warga berlarian setelah gempa susulan berkekuatan 6,7 SR di Nepal, Minggu (26/4/2015) -- AFP / PRAKASH SINGH

Gempa Susulan di Nepal, Staf Medis Berlarian dari RS

Willy Haryono • 26 April 2015 16:50
medcom.id, Kathmandu: Lebih dari 2.000 orang tewas akibat gempa dahsyat berkekuatan 7,8 Skala Richter yang melanda Nepal pada Sabtu kemarin. Gempa ini juga memicu terjadinya salju longsor di Gunung Everest.
 
Masyarakat Nepal kembali panik setelah terjadinya rentetan gempa susulan, terutama yang berkekuatan 6,7 SR pada Minggu (26/4/2015) siang. Tidak hanya warga, bahkan staf kesehatan pun berlarian dari tempat kerjanya karena takut tertimbun bangunan. 
 
"Listrik terputus dan jaringan komunikasi terganggu. Rumah sakit sangat padat dan sudah kehabisan ruangan untuk menyimpan jasad," ucap kepala organisasi Oxfam Australia, Helen Szoke, pada AFP

Salju longsor di Everest telah menewaskan sedikitnya 17 pendaki. Sekitar 100 pendaki lainnya dalam kondisi selamat, tapi kesulitan turun dari gunung karena terputusnya akses. 
 
Sejumlah helikopter dikerahkan ke Everest dan mengevakuasi para pendaki, dengan mengutamakan mereka yang terluka parah. Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang sedang mendaki Everest dilaporkan berada dalam kondisi baik. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan