Pandit Jawaharlal Nehru (Foto: AFP)
Pandit Jawaharlal Nehru (Foto: AFP)

Lima Tokoh di Balik Konferensi Asia Afrika

Naluri Politik Pandit Jawaharlal Nehru Dorong Hadirnya KAA

Fajar Nugraha • 01 April 2015 15:30
medcom.id, Jakarta: India sama seperti Indonesia tidak bisa dipisahkan dari sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA). Pandit Jawaharlal Nehru adalah salah satu sosok berpengaruh dalam pembentukan KAA.
 
Lahir pada 14 November 1889, Nehru merupakan salah satu tokoh gerakan kemerdekaan India dan salah satu pendiri Gerakan Non Blok. Dia dikenal sebagai Perdana Menteri India yang pertama pada masa jabatan 1947-1964. 
 
Nehru sering dipanggil dengan sebutan Pandit Nehru, yang dalam bahasa India. Naluri politiknya, ia dapat dari sang ayah yang juga merupakan politikus India, Motilal Nehru. 
 
Pada saat masih muda, Nehru sudah dipercaya untuk menjadi pemimpin sayap kiri Kongres Nasional India. Tokoh yang dikenal sebagai pemimpin yang karismatik dan radikal ini juga turut andil dalam berdirinya Konferensi Asia Afrika. 
 
Pada saat berpidato di Konferensi Kolombo, Nehru menyebutkan lima prinsip dasar yang disebut dengan lima prinsip hidup bersampingan secara damai, di antaranya adalah saling menghormati integritas teritorial dan kedaulatan, perjanjian non-agresi dan menjaga perdamaian. 
 
Kelima prinsip ini yang kemudian dibawa pada konferensi KAA dan dimodifikasi dalam Dasasila Bandung. 
 
Pada 1964 Nehru meninggal, kemudian masa jabatannya digantikan Gulzarilal Nanda. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan