Petugas berusaha mencari korban selamat di lokasi kecelakaan kereta di Taiwan pada Jumat, 2 April 2021. (Sam Yeh / AFP)
Petugas berusaha mencari korban selamat di lokasi kecelakaan kereta di Taiwan pada Jumat, 2 April 2021. (Sam Yeh / AFP)

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Taiwan Jadi 50 Orang

Internasional tabrakan kereta api kecelakaan kereta taiwan
Willy Haryono • 03 April 2021 08:15
Taipei: Setidaknya 50 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan kereta yang mengangkut sekitar 500 penumpang di Taiwan. Kereta dengan delapan gerbong itu dikabarkan menabrak sebuah kendaraan konstruksi, kemudian tergelincir keluar jalur di mulut sebuah terowongan.
 
Tim penyelamat menyisir delapan gerbong untuk mencari korban selamat. Beberapa penumpang dikabarkan memecahkan kaca jendela untuk melarikan diri.
 
Baca:  Truk Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta di Taiwan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kereta api tersebut, yang melaju dari Taipei ke Taitung, membawa ratusan penumpang yang hendak menghabiskan liburan di akhir pekan. Banyak penumpang kala itu harus berdiri karena keretanya sangat penuh.
 
Dapat mencapai kecepatan hingga 130 kilometer per jam, kereta 408 adala kereta tercepat yang secara umum dianggap aman. Kecelakaan pada Jumat kemarin ini merupakan yang terburuk di Taiwan dalam beberapa dekade terakhir.
 
Presiden Tsai Ing-wen telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan sudah memerintahkan investigasi.
 
Dilansir dari laman BBC pada Sabtu, 3 April 2021, laporan terbaru dari Agensi Kebakaran Nasional mengatakan bahwa 494 orang berada di dalam kereta tersebut, dengan jumlah korban tewas mencapai 50 dan 66 mengalami luka-luka.
 
Kecelakaan terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Beberapa orang di gerbong belakang masih bisa selamat tanpa terluka dalam kecelakaan ini, sementara lainnya harus diselamatkan petugas di empat gerbong terdepan.
 
Banyak korban tewas, terluka, dan terperangkap berada di empat gerbong yang hancur berantakan di dalam terowongan.
 
"Rasanya seperti ada gunvangan hebat, dan ketika tersadar, saya sudah ada di lantai," ujar seorang perempuan korban selamat kepada kantor berita UDN.
 
"Kami memecahkan jendela untuk memanjat kereta dan pergi dari lokasi," sambungnya.
 
Seorang perempuan lainnya berkata: "Seluruh tubuh saya jatuh ke lantai. Kepala saya terbentur dan berdarah."
 
Korban selamat berusia 50 tahun mengatakan kepada Apple Daily bahwa dirinya melihat banyak orang terperangkap di bawah kursi. Saat dia dibawa petugas keluar kereta, ia melihat ada banyak korban tewas.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif