Bom bunuh diri di pusat belajar Afghanistan./AFP
Bom bunuh diri di pusat belajar Afghanistan./AFP

Ledakan di Madrasah Afghanistan, 15 Orang Tewas

Marcheilla Ariesta • 30 November 2022 23:27
Samangan: Ledakan bom terjadi di sebuah sekolah agama di Provinsi Samangan, Afghanistan utara. Ledakan ini menewaskan sedikitnya 15 orang.
 
Juru bicara provinsi Emdadullah Muhajir menambahkan bahwa sedikitnya 20 orang lainnya juga terluka dalam ledakan di sekolah di Aybak, ibu kota Samangan, Rabu, 30 November 2022.
 
"Ledakan terjadi sekitar pukul 12:45 di dalam Madrasah Jahdia di pusat kota. Banyak anak laki-laki yang belajar di madrasah (sekolah agama) ini," katanya, dilansir dari Al Jazeera.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Belum ada klaim tanggung jawab dari kelompok manapun terkait ledakan ini. Muhajir menuturkan, penyelidikan telah dimulai.
 
Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Abdul Nafi Takor mengkonfirmasi ledakan itu. Namun, menurutnya korban tewas sejauh ini sekitar 10 orang dengan banyak orang terluka.
 
Baca juga: Terus Nambah, Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Kabul Jadi 43 Orang
 
"Pasukan detektif dan keamanan kami bekerja untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan yang tak termaafkan ini dan membawa mereka ke pengadilan," kata Takor.
 
Seorang dokter mengatakan, korban sebagian besar anak muda. "Semuanya adalah anak-anak dan orang biasa," katanya.
 
Taliban mengatakan fokus untuk mengamankan negara yang dilanda perang itu sejak mengambil alih negara itu tahun lalu. Namun, beberapa serangan telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, beberapa di antaranya telah diklaim oleh kelompok bersenjata Islamic State (ISIS).
 
Obaidullah Baheer, yang mengajar di American University of Afghanistan, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa orang-orang terguncang oleh serangan itu. "Sangat tidak masuk akal, kebanyakan dari orang-orang ini, para korban, adalah anak-anak. Ini sekolah agama. Jadi, itu menentang logika dan itu jahat," ungkapnya.
 
"Itu hanya dimaksudkan untuk menyebarkan ketakutan. Ini untuk menunjukkan bahwa tidak ada yang aman. Ini untuk menunjukkan bahwa mereka akan menyerang dan tujuan akhir dari teror adalah menyebarkan teror dan itulah yang ingin mereka lakukan," pungkas Baheer.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif