Menlu Rusia Sergei Lavrov (kiri) disambut Menlu Retno Marsudi (kanan) dalam FMM G20 di Bali./Youtube MoFA Indonesia.
Menlu Rusia Sergei Lavrov (kiri) disambut Menlu Retno Marsudi (kanan) dalam FMM G20 di Bali./Youtube MoFA Indonesia.

Menlu Rusia dan AS Satu Ruangan di G20

Marcheilla Ariesta • 08 Juli 2022 09:59
Bali: Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov hadir dalam Foreign Minister Meeting G20 di Bali. Ia sudah tiba di Hotel Mulia Nusa Dua Bali yang merupakan lokasi kegiatan tersebut.
 
Lavrov disambut Menlu Retno Marsudi sebagai tuan rumah di lobi hotel yang menjadi tempat penyambutan para delegasi. Menggunakan dasi biru, Lavrov berjabat tangan dengan Menlu Retno.
 
Sempat ada yang awak media yang bertanya mengenai perang. Meski demikian, Lavrov tidak menghiraukannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di dalam ruang pertemuan, Lavrov juga terlihat berbincang dengan menlu dari negara lain.
 
Rusia merupakan negara anggota G20. Namun, kehadiran mereka sempat ditentang oleh negara-negara Barat karena invasi yang dilakukan ke Ukraina.
 
Baca juga: Para Menlu Mulai Tiba di Hotel Mulia Nusa Dua Bali untuk Pembukaan FMM G20
 
Negeri Beruang Merah mengatakan, hal tersebut adalah 'operasi militer khusus' bukan perang. Ukraina juga diundang dalam kegiatan ini, namun sepertinya diwakili secara fisik oleh Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin.
 
Menlu AS Tiba
 
Selang beberapa menit, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken juga hadir. Ini akan menjadi kali pertama Blinken dan Lavrov satu ruangan sejak perang terjadi.
 
Menlu Rusia dan AS Satu Ruangan di G20
Menlu AS Antony Blinken (kiri) disambut Menlu Retno Marsudi (kanan) dalam FMM G20 di Bali./Youtube MoFA Indonesia.
 
Presidensi Indonesia di G20 mendapatkan dukungan erat dari para negara anggota dan mitra. FMM merupakan salah satu rangkaian dari keketuaan Indonesia di G20 yang akan berakhir pada November mendatang.
 
FMM G20 akan diadakan dalam dua sesi. Sesi pertama membahas multilateralisme, dan yang kedua berfokus pada krisis pangan dan energi. Isu terakhir sangat relevan dengan yang terjadi saat ini di dunia, terlebih dengan adanya perang Rusia-Ukraina.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif