Foto yang dirilis pada 3 Maret 2020 memperlihatkan Kim Jong-un tengah mengawasi jalannya uji coba artileri jarak jauh di Korut. (Foto: AFP/KCNA/KNS)
Foto yang dirilis pada 3 Maret 2020 memperlihatkan Kim Jong-un tengah mengawasi jalannya uji coba artileri jarak jauh di Korut. (Foto: AFP/KCNA/KNS)

Korea Utara Uji Coba Artileri Jarak Jauh

Internasional korea utara Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 03 Maret 2020 14:18
Pyongyang: Media nasional Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), Selasa 3 Maret 2020, melaporkan bahwa pemimpin Kim Jong-un telah mengawasi jalannya uji coba "artileri jarak jauh." Satu hari sebelumnya, Korea Selatan menyebut Korut telah meluncurkan dua proyektil tak dikenal ke arah laut.
 
Rangkaian foto uji coba tersebut juga muncul di surat kabar Rodong Sinmun. Terlihat sejumlah sistem peluncur dan juga beberapa roket berkaliber besar di area hutan Korut.
 
Uji coba senjata dilakukan saat Korut berusaha mencegah masuknya virus korona covid-19. Sejauh ini, tidak ada satu pun kasus covid-19 di Korut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kim Jong-un puas dengan hasil uji coba. Beliau meminta seluruh prajurit untuk mengingat tekad baja dan patriotisme kuat untuk melindungi Tanah Air," tulis laporan di KCNA, dan dikutip oleh AFP.
 
Peluncuran dua misil Korut dilakukan beberapa pekan usai Pyongyang mengakhiri moratorium uji coba misil.
 
Langkah penghentian moratorium diambil ketika negosiasi nuklir antara Korut dan Amerika Serikat terhenti. Korut merasa kesal karena tenggat waktu yang diberikan kepada AS untuk menawarkan konsesi baru terkait dialog nuklir, telah terlewati.
 
Berdasarkan pernyataan dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, dua proyektil Korut ditembakkan ke arah timur dari area Wonsan.
 
Pyongyang melakukan serangkaian tes senjata tahun lalu, yang terakhir dilakukan pada November. Korut kerap menyebutnya sebagai uji coba sistem peluncur roket, meski sejumlah pihak melabelinya sebagai tes rudal balistik.
 
Dalam sebuah pertemuan akhir bulan lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyatakan bahwa Pyongyang tidak lagi terikat oleh moratorium uji coba nuklir dan rudal balistik antarbenua. Kala itu, Kim juga mengancam akan segera mendemonstrasikan "senjata strategis baru" Korut dalam waktu dekat.
 
Dialog nuklir antara AS dan Korut masih mandek meski Kim Jong-un telah tiga kali bertemu dengan Presiden AS Donald Trump. Meski terhenti, Trump kerap mengklaim bahwa hubungan personalnya dengan Kim baik-baik saja.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif