Petugas keamanan Taliban bersiaga di salah satu ruas jalan Herat, Afghanistan. (AFP)
Petugas keamanan Taliban bersiaga di salah satu ruas jalan Herat, Afghanistan. (AFP)

Taliban Bubarkan Komisi HAM Afghanistan

Willy Haryono • 17 Mei 2022 08:17
Kabul: Kelompok Taliban membubarkan lima departemen kunci dari pemerintahan terdahulu di Afghanistan, termasuk komisi hak asasi manusia. Seorang petinggi Taliban mengatakan bahwa kelima departemen tersebut merupakan sesuatu yang tidak penting.
 
Afghanistan menghadapi defisit anggaran sebesar USD501 juta tahun ini, dan pembubaran kelima departemen dinilai sebagai sesuatu yang diperlukan.
 
"Karena dianggap tidak penting dan tidak masuk dalam anggaran, maka departemen-departemen ini dibubarkan," kata deputi juru bicara pemerintahan Afghanistan di bawah Taliban, Innamullah Samangani, dikutip dari The Guardian, Selasa, 17 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain komisi HAM, departemen lain yang dibubarkan adalah Dewan Rekonsiliasi Nasional (HCNR), Dewan Keamanan Nasional, dan sebuah komisi yang mengawasi implementasi konstitusi Afghanistan.
 
HCNR terakhir kali dipimpin mantan presiden Afghanistan Abdullah Abdullah. Saat masih aktif, HCNR bertugas menegosiasikan perdamaian antara Taliban dan pemerintah Afghanistan di bawah mantan presiden Ashraf Ghani.
 
Pada Agustus 2021, Taliban berhasil merebut kekuasaan di Afghanistan dengan menggulingkan pemerintahan Ghani dan mengusir pasukan Amerika Serikat (AS).
 
Samangani mengatakan anggaran nasional Afghanistan "didasarkan pada fakta-fakta objektf" dan hanya akan dialokasikan kepada departemen-departemen yang aktif dan produktif.
 
Namun ia menyebut departemen-departemen yang telah dibubarkan ini bisa saja diaktifkan kembali di masa mendatang "jika memang dibutuhkan."
 
Usai merebut kekuasaan tahun lalu, Taliban mencoba meyakinkan dunia bahwa mereka akan menjadi kelompok yang lebih moderat. Namun hingga kini, Taliban masih memberlakukan berbagai aturan ketat untuk perempuan, termasuk hak untuk bersekolah dan bepergian.
 
Baca:  Perempuan Afghanistan Protes Dekrit Taliban Soal Pakai Burqa
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif