Seorang bocah berendam di dalam tong berisi di tengah cuaca panas melanda India. Foto: AFP
Seorang bocah berendam di dalam tong berisi di tengah cuaca panas melanda India. Foto: AFP

Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 25 Orang di India

Internasional India cuaca ekstrem gelombang panas
Medcom • 04 Mei 2022 14:33
New Delhi: Negara bagian di barat India, Maharashtra, melaporkan 25 kematian akibat gelombang panas sejak akhir Maret. Angka ini merupakan jumlah tertinggi dalam lima tahun terakhir.
 
Diyakini ada sejumlah korban di daerah lain dalam negara yang kini mencatat suhu 40 derajat Celcius tersebut.
 
Para ahli mengaitkan terjadinya musim panas lebih awal ini dengan perubahan iklim. Lebih dari satu miliar masyarakat India dan negara tetangga, Pakistan, disebut berada dalam risiko panas ekstrem.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan musim hujan yang diperkirakan baru datang bulan depan dan pemadaman listrik kian sering di India, rumah-rumah dengan AC pun akan kesulitan dalam beberapa minggu ke depan.
 
Banyak dari kematian di Maharashtra terjadi di daerah pedesaan dalam negara bagian terkaya di India tersebut.
 
"Ini diduga kematian akibat serangan panas," ujar Pradeep Awate, seorang pejabat kesehatan Maharashtra, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu 4 Mei 2022.
 
India adalah produsen gandum terbesar kedua di dunia, tetapi cuaca panas akan membuat panen tahun ini menyusut, setelah lima tahun berturut-turut mencapai rekor panen.
 
Saat kebutuhan listrik meningkat, perusahaan listrik mengalami kekurangan batu bara. Pemerintah meminta perusahaan untuk meningkatkan impor.
 
India mencatat Maret terpanas dalam lebih dari satu abad. Departemen Meteorologi India melaporkan suhu maksimum di seluruh negeri naik menjadi 33,1 derajat Celcius, hampir 1,86 derajat di atas suhu normal. Sejumlah titik di utara, barat, dan timur India mengalami suhu melonjak hingga lebih dari 40 derajat celcius bulan lalu.
 
Di negara bagian Odisha, pihak berwenang mengatakan seorang pria berusia 64 tahun meninggal karena serangan panas pada 25 April dan ratusan lainnya dalam perawatan medis.
 
Di Subarnapur, distrik terpanas Odisha, tercatat suhu tertinggi 43,2 derajat Celcius pada hari Selasa, 3 Mei 2022.
 
"Panas sekali," kata seorang warga Subarnapur, Mohana Mahakur. "Kipas, pendingin udara tidak ada yang berfungsi,” pungkasnya. (Kaylina Ivani)

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif