Warga Jepang biasa mengunjungi kuil Yasukuni di awal festival musim gugur. (Charly TRIBALLEAU AFP/File)
Warga Jepang biasa mengunjungi kuil Yasukuni di awal festival musim gugur. (Charly TRIBALLEAU AFP/File)

PM Jepang Kirim Persembahan ke Kuil Kontroversial Yasukuni

Internasional jepang PM Jepang Yoshihide Suga
Willy Haryono • 17 Oktober 2020 13:07
Tokyo: Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengirim persembahan ritual ke kuil kontroversial Yasukuni pada Sabtu, 17 Oktober 2020. Selama ini, pengiriman persembahan oleh PM Jepang ke Yasukuni selalu mengundang amarah dari beberapa negara seperti Tiongkok dan Korea Selatan.
 
Kuil Yasukuni dipandang kedua negara tersebut sebagai simbol kekejaman militer Jepang, terutama di era Perang Dunia II.
 
Berlokasi di Tokyo, kuil Yasukuni menghormati sekitar 2,5 juta orang -- sebagian besar prajurit Jepang -- yang tewas dalam peperangan sejak akhir abad ke-19. Dari total tersebut, beberapa di antaranya adalah perwira dan tokoh politik yang didakwa melakukan kejahatan perang oleh pengadilan internasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari laman AFP, juru bicara Yasukuni mengatakan bahwa PM Suga mengirim persembahan berupa pohon "masasaki" sebagai penanda dimulainya festival tahunan musim gugur.
 
Suga, yang mulai menjabat posisi PM Jepang bulan lalu, mengirim persembahan ke Yasukuni seperti yang berulang kali dilakukan pendahulunya, Shinzo Abe. Dalam beberapa tahun terakhir, Abe telah mengirim persembahan ke kuil tersebut.
 
Media lokal menyebut, PM Suga tidak akan mengunjungi Yasukuni karena dirinya akan memulai tur empat hari ke Vietnam dan juga Indonesia pada Minggu besok, 18 Oktober 2020. Kunjungan ke dua negara tersebut merupakan lawatan luar negeri pertamanya sebagai PM Jepang.
 
Baca:Pandemi dan Stabilitas Kawasan Fokus Kunjungan PM Jepang ke Indonesia
 
Abe pernah mendatangi langsung Yasukuni pada 2013. Langkah tersebut memicu kecaman keras dari Tiongkok dan Korsel. Sahabat dekat Jepang, Amerika Serikat, juga mengecam langkah tersebut.
 
Sejak saat itu, Abe tidak pernah lagi mendatangi Yasukuni dan hanya mengirim persembahan. Namun biasanya sejumlah menteri tetap mengunjungi kuil tersebut, terutama setiap tanggal 15 Agustus untuk menandai menyerahnya Jepang dalam PD II.
 
September lalu, Abe mengunjungi Yasukuni setelah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai PM Jepang.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif