21 satu orang tewas dan empat lainnya hilang saat hujan lebat mengguyur sebuah kota di Provinsi Hubei, Tiongkok. Foto: China News Service
21 satu orang tewas dan empat lainnya hilang saat hujan lebat mengguyur sebuah kota di Provinsi Hubei, Tiongkok. Foto: China News Service

21 tewas, 4 Hilang saat Hujan Lebat Picu Banjir di Tiongkok

Internasional banjir Bencana Banjir Tiongkok Banjir Tiongkok
Fajar Nugraha • 13 Agustus 2021 11:15
Wuhan: Sebanyak 21 satu orang tewas dan empat lainnya hilang saat hujan lebat mengguyur sebuah kota di Provinsi Hubei, Tiongkok dari Rabu hingga Kamis. Hujan lebat memicu terjadinya banjir.
 
“Liulin di wilayah Suixian mengalami curah hujan total mencapai 503 mm dari pukul 9.00 malam Rabu hingga pukul 9.00 pagi Kamis. Derasnya hujan menyebabkan kedalaman genangan air rata-rata 3,5 meter,” sebut pernyataan pemerintah kota, seperti dikutip China Daily, Jumat 13 Agustus 2021.
 
“Lebih dari 8.000 orang telah terkena dampak di kota. Bantuan bencana dan upaya penyelamatan sedang berlangsung,” menurut pengumuman itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengawas manajemen darurat Tiongkok telah mengirim tim kerja ke Hubei untuk membantu mengoordinasikan pekerjaan penyelamatan dan bantuan bencana.
 
Menteri Manajemen Darurat Huang Ming mengatur pekerjaan melalui streaming langsung. Huang meminta tim penyelamat untuk melakukan upaya habis-habisan untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak dan berpacu dengan waktu.
 
“Tim juga harus segera mensurvei situasi di daerah yang dilanda bencana dan menutup celah pencegahan bencana. Tim juga harus mengumpulkan kembali orang-orang yang terperangkap saat melakukan tindakan pengendalian epidemi,” ujar Huang.
 
Sementara Pusat Meteorologi Nasional pada Kamis 12 Agustus mengatakan, hujan badai diperkirakan akan melanda daerah di sepanjang Sungai Yangtze hingga Sabtu. Derasnya hujan bisa memicu banjir serta cuaca dingin.
 
Wilayah timur dan tengah Tiongkok, termasuk Shanghai dan Provinsi Zhejiang, Jiangsu, Hubei dan Anhui, diperkirakan akan mengalami hujan badai yang kuat selama dua hari ke depan.
 
Pada Kamis, lima kota di Hubei memicu peringatan merah untuk hujan lebat, tingkat tertinggi dalam sistem empat tingkat. Di Suizhou, listrik dan pasokan air terputus karena banjir. Sebuah video menunjukkan air banjir mencapai lantai dua dari beberapa bangunan. Di Yicheng, curah hujan 400 milimeter dalam sehari memecahkan rekor kota, dan di Xiangyang, petugas pemadam kebakaran menyelamatkan 84 penduduk dari banjir, media lokal melaporkan.
 
Kondisi cuaca ekstrem telah mempengaruhi 108.700 orang di 13 wilayah tingkat kabupaten, merusak 8.110 hektar tanaman dan merusak atau meratakan lebih dari 3.600 rumah, menyebabkan kerugian ekonomi langsung sebesar 108 juta yuan.
 
Layanan meteorologi Hubei memperingatkan bahwa hujan diperkirakan akan turun selama jam lalu lintas puncak dan orang-orang yang bepergian harus berhati-hati saat bepergian melintasi daerah dataran rendah. Mereka memutuskan untuk menaikkan tingkat responsnya terhadap badai hujan dari Level IV ke III.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif