PM Selandia Baru sebut negaranya akan gunakan sertifikat vaksin untuk acara besar/AFP
PM Selandia Baru sebut negaranya akan gunakan sertifikat vaksin untuk acara besar/AFP

Mulai November, Selandia Baru Wajibkan Sertifikat Vaksin untuk Hadiri Acara Besar

Marcheilla Ariesta • 05 Oktober 2021 12:20
Auckland: Selandia Baru akan mulai menggunakan sertifikat vaksin covid-19 sebagai bukti inokulasi pada acara-acara besar. Penggunaannya akan dimulai bulan depan.
 
Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan, sertifikat itu akan membantu memastikan pertemuan besar seperti festival musik, tidak menjadi acara penyebar luas covid-19.
 
"Kami akan menggunakannya (sertifikat vaksin) sebagai alat untuk mengurangi risiko dalam acara berskala besar," kata Ardern dikutip dari Malay Mail, Selasa, 5 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sertifikat vaksin saat ini umum di luar negeri dan masuk akal," tambahnya.
 
Ardern menambahkan, sertifikat vaksin mungkin tidak akan dibutuhkan di tempat-tempat seperti layanan kesehatan dan supermarket.
 
Baca juga: Ubah Strategi, Selandia Baru Coba Hidup Berdampingan dengan Covid-19
 
Selandia Baru masuk dalam segelintir negara yang menurunkan kasus covid-19 menjadi nol tahun lalu. Namun, karena varian Delta yang menyebar dengan cepat, Ardern mengatakan mereka akan mengganti strategi dalam memerangi pandemi.
 
Sejak Agustus, Negeri Kiwi dibuat frustasi karena penyebaran yang mendadak meluas terutama di wilayah Auckland. Saat ini, Selandia Baru akan menggunakan vaksinasi dan pengujian untuk mengendalikan penyebaran virus.
 
Per hari ini, Selandia Baru mencatat 24 kasus baru covid-19. Sekitar 48 persen dari populasi orang dewasa saat ini telah divaksinasi lengkap.
 
Kota terbesar, Auckland, akan tetap berada dalam tingka siaga tinggi. Namun, mulai Rabu besok, penduduk diberikan beberapa kelonggaran.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif