Helikopter yang digunakan oleh militer Pakistan. Foto: AFP
Helikopter yang digunakan oleh militer Pakistan. Foto: AFP

Helikopter Militer Pakistan Jatuh, Semua Penumpang Tewas

Marcheilla Ariesta • 27 September 2022 04:40
Islamabad: Sebuah helikopter militer Pakistan jatuh saat melakukan sebuah misi. Sebanyak enam personel militer yang ada di dalamnya tewas.
 
Kecelakaan terjadi di wilayah Hernai. Tidak dijelaskan misi helikopter itu. Militer pun tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait jatuhnya helikopter ini.
 
"Penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan," kata pihak berwenang, dilansir dari ABC News, Senin, 26 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Insiden terbaru terjadi beberapa minggu setelah sebuah helikopter yang membawa seorang komandan regional dan lima tentara lainnya jatuh di Baluchistan selama operasi terkait banjir karena kesalahan teknis. Insiden ini juga menewaskan semua orang di dalamnya.
 
Sejak pertengahan Juni, ketika hujan lebat dan banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya melanda Pakistan, militer telah terlibat dalam upaya bantuan dan penyelamatan di seluruh negeri. Banjir menewaskan lebih dari 1.600 orang.
 
Kecelakaan itu terjadi beberapa hari setelah gerilyawan menculik dua personel keamanan di wilayah tersebut. Pasukan sejak itu berusaha menemukan dan menyelamatkan orang-orang itu.
 
Pada Juli lalu, pemberontak membunuh seorang perwira militer dan temannya setelah menculik mereka dari kota Ziarat di Baluchistan. Tentara Pembebasan Baluchistan, yang ditetapkan sebagai kelompok "teroris" oleh Amerika Serikat pada 2019, mengklaim pembunuhan pada saat itu.
 
Para pejabat mengatakan kelompok itu berada di balik sebagian besar serangan terhadap pasukan keamanan di Baluchistan.
 
Selama dua dekade terakhir, Baluchistan telah menjadi tempat pemberontakan tingkat rendah oleh Tentara Pembebasan Baluchistan dan kelompok separatis lainnya. Mereka menuntut kemerdekaan dari pemerintah pusat di Islamabad.
 
Pemerintah mengatakan telah memadamkan pemberontakan, tetapi kekerasan di provinsi itu terus berlanjut.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif