PM Pakistan Imran Khan saat berbicara di gedung parlemen di Islamabad. (AFP)
PM Pakistan Imran Khan saat berbicara di gedung parlemen di Islamabad. (AFP)

PM Pakistan Mengaku Ditekan AS untuk Mengakui Status Israel

Internasional pakistan israel palestina israel
Willy Haryono • 17 November 2020 11:14
Karachi: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, negaranya mendapat tekanan hebat dari Amerika Serikat untuk mengakui status negara Israel. Tekanan disebut PM Khan semakin menguat usai beberapa negara Arab menjalin perjanjian normalisasi dengan Israel.
 
PM Khan menegaskan pengakuan terhadap Israel tidak akan pernah dilakukan Pakistan, "kecuali jika ada solusi adil yang memuaskan masyarakat Palestina."
 
Pernyataan disampaikan PM Khan kepada kantor berita Middle East Eye (MEE) pada Senin, 16 November. MEE mengatakan, pernyataan PM Khan sudah disampaikan kepada beberapa "media lokal" Pakistan pekan kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ditanya apakah ada negara-negara Muslim yang menekan Pakistan, PM Khan berusaha menghindar. "Ada beberapa hal yang tidak sepatuhnya dibicarakan. Kami menjalin hubungan baik dengan mereka semua," ungkapnya, dilansir dari laman Dawn pada Selasa, 17 November 2020.
 
Sebelumnya pada tahun ini, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan sudah menormalisasi hubungan dengan Israel. Laporan di beberapa media menyebutkan bahwa pemerintahan AS di bawah Donald Trump sedang membujuk Arab Saudi untuk mengambil langkah serupa.
 
Sejauh ini Riyadh tidak mengikuti langkah-langkah negara tetangganya dalam menormalisasi hubungan dengan Israel.
 
Baca:Normalisasi Hubungan Israel-UEA-Bahrain Dinilai Atas Persetujuan Saudi
 
Dalam laporan di MEE, PM Khan menekankan kembali bahwa posisi dasar Pakistan adalah mendukung segala bentuk perjuangan bangsa Palestina. Islamabad menegaskan, selama belum ada keadilan bagi Palestina, pengakuan terhadap status negara Israel tidak akan pernah terjadi.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif