Sri Lanka kini berada dalam krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan mereka pada 1948. (Foto: medcom.id)
Sri Lanka kini berada dalam krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan mereka pada 1948. (Foto: medcom.id)

Sri Lanka Naikkan Harga BBM Hingga 24 Persen untuk Perbaiki Ekonomi

Marcheilla Ariesta • 24 Mei 2022 18:29
Kolombo: Sri Lanka menaikkan harga bahan bakarnya hingga 24 persen. Kenaikan harga ini sebagai langkah untuk memperbaiki keuangan mereka.
 
Selain itu juga untuk memerangi krisis ekonomi yang melemahkan, tetapi kenaikan itu pasti akan menambah laju inflasi setidaknya dalam jangka pendek.
 
Menteri Tenaga dan Energi Sri Lanka Kanchana Wijesekera mengatakan dalam sebuah pesan di Twitter bahwa harga bensin akan naik 20 hingga 24 persen. Sementara itu, untuk harga solar akan naik 35 hingga 38 persen. Batas harian konsumen juga dibatasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah akan mengadakan pembicaraan dengan pemangku kepentingan sektor transportasi untuk meningkatkan biaya paralel dengan kenaikan terakhir," katanya dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 24 Mei 2022.
 
Menurut para ekonom, kenaikan harga bahan bakar dan transportasi pasti akan mengalir ke makanan dan barang-barang lainnya.
 
Inflasi tahunan di negara kepulauan itu naik ke rekor 33,8 persen pada April dibandingkan dengan 21,5 persen pada Maret, menurut data pemerintah yang dirilis pada Senin.
 
Sri Lanka kini berada dalam krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan mereka pada 1948. Kekurangan devisa membuat Kolombo menghentikan impor.
 
Baca: Kekurangan Makanan Tambah Penderitaan Rakyat Sri Lanka
 
Hal tersebut juga menyebabkan negara itu kekurangan bahan bakar dan obat-obatan, serta melakukan pemadaman listrik bergulir.
 
(WAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif