Pagar dengan kawat berduri membentang di sepanjang DMZ. (Foto: AFP/File/Jung Yeon-je)
Pagar dengan kawat berduri membentang di sepanjang DMZ. (Foto: AFP/File/Jung Yeon-je)

Korsel Tangkap Pembelot yang Hendak Pulang ke Korut

Internasional korea utara korea selatan korsel-korut
Willy Haryono • 20 September 2020 16:24
Seoul: Kepolisian Korea Selatan telah menangkap seorang pembelot yang berusaha pulang ke negara asalnya, Korea Utara. Pembelot itu berusaha pulang ke kampung halamannya melalui sebuah unit militer di kota perbatasan timur Korsel.
 
Dilansir dari laman Yonhap, Minggu 20 September 2020, pria berusia 30-an tahun itu ditangkap saat memasuki sebuah unit militer di Chorwon, provinsi Gangwon, pada Kamis kemarin, sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat.
 
Saat ditangkap, ia membawa empat telepon genggam dan sebuah mesin pemotong. Polisi mengatakan pria itu membelot ke Korsel pada 2018 dan menetap di Seoul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan mengapa dia ingin kembali ke Korut. Di bawah hukum Korsel, mencoba memasuki Korut tanpa persetujuan negara merupakan pelanggaran terhadap hukum keamanan nasional.
 
Kasus pembelot pulang ke Korut sempat menjadi sorotan media usai Pyongyang pada beberapa waktu lalu mengklaim adanya satu pembelot yang diduga terjangkit virus korona (covid-19). Kasus lainnya adalah lolosnya seorang pembelot yang berhasil melewati penjagaan Korsel menuju Korut, tepatnya ke kota Kaesong.
 
Kementerian Unifikasi Korea yang menangani masalah inter-Korea mengatakan bahwa total 11 pembelot Korut telah berhasil kembali ke negara mereka dalam lima tahun terakhir.
 
Juli lalu, Menteri Pertahanan Korsel Jeong Kyeong-doo meminta maaf karena gagal mencegah pelarian seorang pembelot asal Korut di wilayah perbatasan.
 
"Saya bertanggung jawab penuh sebagai menteri pertahanan," kata Jeong dalam sebuah pertemuan bersama komite pertahanan di Majelis Nasional Korsel di Seoul.
 
Namun ia menekankan, lolosnya pembelot ini bukan berarti kewaspadaan dan kesiapan tempur militer Korsel buruk. Jeong menegaskan, sistem dan peralatan militer Korsel bekerja dengan baik dalam upaya melindungi negara.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif